• Jumat, 24 September 2021

Kemenkum HAM Jabar Launching Inovasi Layanan SIBABA ONLINE Rupbasan Bandung Cegah Pungli

- Senin, 13 September 2021 | 15:49 WIB
Kakanwil Kemenkumham Jabar, Sudjonggo didampingi Karupbasan Bandung saat  melauching  inovasi layanan aplikasi SIBABA ONLINE dan Buku Tamu Digital
Kakanwil Kemenkumham Jabar, Sudjonggo didampingi Karupbasan Bandung saat melauching inovasi layanan aplikasi SIBABA ONLINE dan Buku Tamu Digital

Bandung, zonabandung.com,- Kakanwil Kemenkumham Jabar, Sudjonggo didampingi Karupbasan Bandung melauching inovasi layanan aplikasi SIBABA ONLINE dan Buku Tamu Digital bertempat di aula Rupbasan I Bandung.

Praktik pungutan liar (Pungli) turut menyasar area benda sitaan negara kasus tindak pidana. Mencegah terjadinya pungli pengelolaan barang sitaan negara kini dilakukan secara digital.

Pengelolaan secara digital tersebut dilakukan Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) kls I Bandung. Dengan aplikasi 'Sibaba Online' pengelolaan mulai dari penitipan hingga pengeluaran benda sitaan dilakukan tanpa proses tatap muka.

Baca Juga: BPBD dan Damkar Siap Berikan Pembekalan Penanggulangan Bencana Dan Kebakaran Di LP Karawang

'Ini untuk mempermudah pelayanan masyarakat. Untuk mempermudah juga jalinan kita dengan aparat penegak hukum yang lain. Terutama no pungli. Jadi dengan aplikasi tidak lagi ketemu langsung, tapi dengan IT,' ucap Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Barat Sudjonggo di kantor Rupbasan Bandung, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Senin, 13/9/2021.

Sudjonggo mengatakan inovasi ini juga meminimalisir adanya praktik pungli. Terlebih dengan pengawasan digital ini, barang dan benda yang dititipkan bisa terkontrol dengan mudah dan jelas.

'Kita berharap ke sana. Kita berharap meminimalisir yang namanya hal pungli gratifikasi dan sebagainya. Di sini ada beberapa barang yang dititipkan di sini atau yang punya sedang menjalani masalah hukum barang bukti yang dititipkan di sini, terlepas dari nanti hasilnya setelahnya akan seperti apa dikembalikan. Jangan sampai barang 10 dikembalikan sembilan, atau delapan. Hal seperti itu yang kita cegah,' terang Sudjonggo.

Selain itu, Sudjonggo mengatakan ada ribuan benda dan barang yang dititipkan di Rupbasan Bandung yang terdiri dari kendaraan roda empat dan dua, perkayuan, mesin-mesin, BBM, obat kimia, pupuk, miras hingga tanah dan bangunan. Adapun total nilai aset yang dititipkan ini mencapai Rp 67 miliar.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Inilah Pendiri Kota Bandung!

Jumat, 24 September 2021 | 16:37 WIB
X