• Jumat, 24 September 2021

Tiga Tahun Kepemimpinan Oded-Yana, Separuh Jalan Berjibaku Hadapi Pandemi

- Senin, 13 September 2021 | 23:07 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M Danial dan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. (foto: humas Pemkot Bandung)
Wali Kota Bandung, Oded M Danial dan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. (foto: humas Pemkot Bandung)

Bandung, Zonabandung.com,- Perjalanan pemimpin Kota Bandung, Oded M. Danial bersama Yana Mulyana sudah dilalui selama tiga tahun. Dinamika yang terjadi semakin kompleks manakala separuh perjalanannya dihabiskan untuk berjibaku melawan pandemi Covid-19.

Selain terus menerus mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan 5M yakni; Menggunakan masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas. Serta ikut divaksin, juga memberikan semangat kepada warga di tengah pandemi covid-19 saat ini, bahwa pandemi tidak boleh menyurutkan semangat untuk terus bersatu bergerak membangun Bandung dan melawan covid-19.

Bagi Oded, penanganan pandemi Covid-19 bersama segala dampak turunannya masuk dalam daftar prioritas. Di samping berupaya memenuhi janji politik yang disiapkan saat dipercaya memimpin Kota Bandung pada 2018 lalu.

'Sejauh ini, berbagai upaya yang kami lakukan berbuah hasil. Angka warga yang terkonfirmasi positif cenderung melandai. Pada saat yang sama, kami pun berupaya memulihkan kehidupan ekonomi, pendidikan, dan sektor-sektor kehidupan lainnya,' kata Oded.

Baca Juga: Tingkat Kesadaran Masyarakat Kota Bandung Cukup Tinggi Untuk Divaksin

Ujian berat menerpa Kota Bandung saat menghadapi pandemi Covid-19. Mulai dari kritisnya ketersediaan oksigen, Bed Occupancy Rate (BOR) atau ketersisian tempat tidur yang menipis, angka konfirmaasi aktif meningkat, hingga antrean pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Cikadut.

Oded bersyukur, kerja keras penanganan di Kota Bandung tidak hanya dipikul oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan turut bergandengan tangan bersama seluruh lapisan masyarakat.

'Rasa lelah pun terbayar sudah, karena dukungan masyarakat sangat luar biasa. Modal sosial, berupa sifat empati, peduli, rela berkorban, pandai bersyukur, keinginan berbagi, dan berintegritas, terasa semakin menguat,' jelasnya.

Bagi Kota Bandung, pandemi Covid-19 jelas menjadi badai topan yang melumpuhkan sektor jasa dan pariwisata sebagai tonggak utama penghasilan pajak. Tak pelak, anjloknya raihan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi sebuah keniscayaan.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Inilah Pendiri Kota Bandung!

Jumat, 24 September 2021 | 16:37 WIB
X