• Sabtu, 23 Oktober 2021

Verifikasi dan Prokes Ketat, PTMT Di Kota Bandung Berjalan Lancar

- Kamis, 16 September 2021 | 21:00 WIB
Bambang Ariyanto, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Bandung.
Bambang Ariyanto, Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Bandung, Zonabandung.com,- Karena kehati-hatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam menyeleksi sekolah yang mengajukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) Bertahap di Kota Bandung Hingga kini berjalan dengan lancar tidak ada kendala berarti, apalagi temuan terjadinya transmisi Covid-19. Utamanya berkenaan dengan kesiapan sekolah terkait protokol kesehatan.

Sudah 2007 sekolah yang menyelenggarakan PTMT Bertahap di semua jenjang dari PAUD hingga SMA sederajat, dari 4 ribuan lebih satuan pendidikan yang ada di Kota Bandung, termasuk sekolah di bawah Kementerian Agama.

'Di Kota Bandung itu PTMT Bertahap karena kita sangat hati-hati, teliti, fokus dan konsentrasi. Prioritasnya kesehatan dan keselamatan. KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) itu yang kedua,' kata Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Bambang Ariyanto, Kamis, 16 September 2021.

Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Terus Ingatkan Pentingnya Konsep Wisata Halal

Bambang menyatakan, pada hari pertama PTMT Bertahap di Kota Bandung pada 8 September lalu, hanya diikuti 330 sekolah di semua jenjang. Satuan pendidikan tersebut merupakan sekolah yang lolos verifikasi dan uji coba pada 2-15 Juni lalu.

'Karena mereka sudah melaksanakan uji coba. Maka sudah diizinkan untuk menggelar PTMT dengan syarat tetap maksimal 50 persennya saja dari siswa yang diizinkan,' tururnya.

Memasuki tahap kedua, Bambang menyebutkan, ribuan sekolah di Kota Bandung berbondong-bondong mengajukan PTMT Bertahap. Namun, Pemkot Bandung tidak gegabah dan tetap memverifikasinya secara ketat.

Langkah pertamanya, tiap satuan pendidikan harus mengisi 30 daftar periksa sebagai prasyarat mengajukan PTMT Bertahap. Mayoritas daftar periksa ini menyangkut dengan kesiapan sekolah perihal protokol kesehatan.

'Kalau di bawah 70 persen tidak akan diajukan verifikasi. Sekolah baru bisa dilakukan verifikasi apabila data di Simdik (Sistem Informasi Manajemen Pendidikan)sudah di atas 80 persen. Kalaupun ada yang sudah diverifikasi tetap ada saja yang tidak lolos,' terangnya.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

LPKA Bandung Kini Ditumbuhi Jamur Tiram

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:05 WIB

Pemkot Bandung Gelar Sayembara Fasilitas Olah Sampah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:20 WIB
X