• Senin, 29 November 2021

Pemkot Bandung Gelar Sayembara Fasilitas Olah Sampah

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:20 WIB
Elvi Efriani, Kepala Sub Bagian Penyusunan Program pada Bagian Administrasi Pembangunan Kota Bandung
Elvi Efriani, Kepala Sub Bagian Penyusunan Program pada Bagian Administrasi Pembangunan Kota Bandung

Bandung, Zonabandung.com,- Guna membangun kesadaran dan sebagai ruang untuk menampung gagasan dalam pengelolaan sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyelenggarakan Sayembara Gagasan Desain Fasilitas Olah Sampah Kang Pisman Resik dan Hejo.

Kepala Sub Bagian Penyusunan Program pada Bagian Administrasi Pembangunan Kota Bandung, Elvi Efriani menuturkan, Pemkot Bandung memiliki program Kurangi Pisahkan Manfaatkan (Kang Pisman) sebagai konsep besar pengelolaan sampah. Kemudian terus berkembang dengan hadirnya Buruan Sehat Alami Ekonomis (SAE) sebagai pengolahan yang terintegrasi dengan bidang lain.

Elvi menuturkan, sayambara ini untuk mendukung program Kang Pisman dari hulu. Kemudian untuk membuat kesan agar pengelolaan sampah lebih baik. Sehingga masyarakat semakin tertarik berpartisipasi dalam mengolah sampah secara mandiri.

Baca Juga: Dinkes Kota Bandung Lakukan Antisipasi Cegah Munculnya Gelombang Ketiga Covid-19

‘Membuat fasilitas pengolahan sampah, bukan TPS. Pendekatan dengan skala komunal dan langsung terkait dengan kawasannya. Lingkupnya tidak sebesar TPS, tapi pengolahan sampah pada hulunya,’ ucap Elvi di Balai Kota Bandung, Kamis, 21 Oktober 2021.

Elvi menuturkan, sayembara akan menitikberatkan pada pengolahan sampah organik dengan memuat dua ketegori, yaitu untuk perumahan dan taman. Sebab, kedua tempat tersebut memiliki karakteristik sampah berbeda.

Di taman lebih banyak daun dan ranting. Sedangkan perumahan dengan timbulan sampah rumah tangga.

Elvi membeberkan, kriteria yang dimintakan yaitu peserta dapat merancang fasilitas untuk pengolahan sampah. Seperti konsep programing fasilitasnya dengan program Kang Pisman.

‘Pemahaman sampah organik, inovasi teknologi dalam pengolahan sampah organik dan respon terhadap pelestarian lingkungan hidup, khususnya untuk taman. Lalu integrasi terhadap fungsi yang kita tekankan. Lalu menyelesaikan isu permasalahan yang jadi tantangan pengolahan persampahan,’ bebernya.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kajati Jabar Siap Kolaborasi Dengan PWI Jabar

Selasa, 23 November 2021 | 15:43 WIB

ACT Bersama PWI Kota Bandung Gelar OPM

Jumat, 19 November 2021 | 13:39 WIB
X