• Senin, 29 November 2021

Kasus Delivery Order Gula, Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Lakukan Penyidikan

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:34 WIB
Riyono, Aspidsus Kejati Jabar
Riyono, Aspidsus Kejati Jabar

Bandung, Zonabandung.com,- Penyidik kejaksaan Tinggi Jawa Barat terus menggali dugaan tindak pidana korupsi dalam pengeluaran Delivery Order (DO) gula antara PT PG Rajawali II dengan PT Mentari Agung Jaya Usaha pada Tahun 2020.

Kini statusnya telah memasukin penyidikan. 'Satusnya telah kita tingkatkan dari penyelidikan ke tingkat penyidikan,berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Nomor: Print- 1084/M.2.1/Fd.1/10/2021 tanggal 21 Oktober 2021.' Ujar Aspidsus Kejati Jabar,Riyono, pada Jumat 22 Oktober 2021.

Lebih lanjut dikatakan, Riyono,dugaan korupsi tersebut terjadi, sekitar bulan November - Desember 2020, dimana telah terjadi penyimpangan dalam
Pengeluaran Delivery Order Gula di PT PG Rajawali II. PT PG Rajawali II, merupakan
anak perusahaan dari PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang agroindustri khususnya industri gula yang berlokasi di Cirebon.

Baca Juga: Akan Dieksekusi, Rumah Pendiri Masjid Salman ITB, Achmad Noe'man Gara-Gara Kasus Ini

'Dalam pengeluaran Delivery Order Gula tersebut dilakukan tanpa memperhatikan prinsip good corporate governance,Keputusan Direksi PT. PG Rajawali II tentang mekanisme
penjualan gula dan beberapa ketentuan SOP lainnya.

Antara PT PG Rajawali II dengan PT Mentari Agung Jaya Usaha dengan cara PT Mentari Agung Jaya Usaha yang mengetahui dana tidak tersedia kemudian mengeluarkan 3 (tiga) lembar cek kosong sebagai penyetoran pembayaran gula dan tanpa dilakukan pengecekan terlebih dahulu oleh PT PG. Rajawali II.' Jelasnya.

'Selanjutnya PT PG. Rajawali II menerbitkan Delivery Order gula yang berakibat keluarnya gula sebanyak 5.000 ton, sehingga diperkirakan Negara dirugikan kurang lebih sebesar Rp 50 milyar.

Dalam proses penyelidikan, Tim penyelidik telah melakukan permintaan keterangan kepada 20 (dua puluh) orang dari pihak-pihak terkait dan Ahli.' Kata Riyono.

Editor: Ramdan ZB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kajati Jabar Siap Kolaborasi Dengan PWI Jabar

Selasa, 23 November 2021 | 15:43 WIB

ACT Bersama PWI Kota Bandung Gelar OPM

Jumat, 19 November 2021 | 13:39 WIB
X