• Minggu, 23 Januari 2022

Sebanyak 148 Kali Lakukan Penggagalan Narkoba, Wujud Sunergi Pemasyarakatan Dengan Polri

- Selasa, 11 Januari 2022 | 15:20 WIB
Pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dalam Lapas dan Rutan Pemasyarakatan bersinergi dengan Polri.
Pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dalam Lapas dan Rutan Pemasyarakatan bersinergi dengan Polri.

Jakarta, Zonabandung.com,- Pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba masih menjadi salah satu agenda utama Pemasyarakatan. Bersinergi dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Pemasyarakatan telah menggagalkan berbagai upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (lapas) dan Rumah Tahanan Negara (rutan).

Terhitung sepanjang tahun 2021, telah berhasil menggagalkan 148 upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas dan Rutan di seluruh wilayah Indonesia.

Tak hanya itu, Pemasyarakatan dan Bareskrim Polri juga bekerja sama memindahkan narapidana kategori bandar narkoba ke Lapas super maximum security di Pulau Nusakambangan yang menerapkan sistem one man one cell. Pemindahan dilakukan untuk mencegah peredaran gelap narkoba dari Lapas dan Rutan serta mencegah pengaruh buruk bandar narkoba terhadap narapidana lainnya.

Baca Juga: Bulan Dana PMI, Partisipasi Warga Kota Bandung Meningkat

Sepanjang 2021, setidaknya 215 bandar narkoba dipindahkan ke Nusakambangan. Mereka berasal dari berbagai wilayah seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Aceh, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, Jambi, Sumatera Utara, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, Papua, hingga Papua Barat.

Upaya Pemasyarakatan tak berhenti sampai di sana. Pemasyarakatan juga terus mempelajari dan mengamati berbagai modus penyelundupan yang mungkin digunakan. Petugas pun diberikan pelatihan dalam pelaksanaan pengawasan dan peningkatan kewaspadaan untuk mencegah masuknya barang haram ke lapas dan rutan.

Komitmen penuh juga ditunjukkan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Lapas dan rutan berlomba-lomba mendeklarasikan diri untuk Zero Halinar (Bersih dari Hape, Pungli, dan Narkoba). Semboyan ‘Bersinar’ atau Bersih dari Narkoba juga semakin digaungkan.

Bukan semboyan semata, komitmen ini juga ditunjukkan melalui kegiatan razia gabungan dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan aparat penegak hukum setempat. Pemasyarakatan juga menggelar pemeriksaan urine rutin bagi warga binaan dan petugas untuk memastikan lapas/rutan bersih dari narkoba.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Ngatiyana Beri Pengarahan Kepada Calon PPPK Guru

Jumat, 21 Januari 2022 | 20:25 WIB

PWI Jabar Gelar Seleksi Atlet Porwanas 2022

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:18 WIB
X