• Minggu, 23 Januari 2022

Nenek 80 Tahun Hidup Sebatang Kara Terancam Kehilangan Tempat Tinggal

- Kamis, 13 Januari 2022 | 14:07 WIB
Nenek Elen Plaissaer Sjair, seorang janda yang hidup sebatang kara kini terancam kehilangan tempat tinggal.
Nenek Elen Plaissaer Sjair, seorang janda yang hidup sebatang kara kini terancam kehilangan tempat tinggal.

Bandung,  Zonabandung.com,- Seorang nenek pensiunan Guru SMPK BPPK Bandung, Nenek Elen Plaissaer Sjair (80), janda dari Almarhum Peter S Danoewinata yang kini hidup sebatang kara dan tidak memiliki anak kandung terancam kehilangan rumah tempat tinggalnya.

Didampingi penasihat hukumnya Bobby Herlambang Siregar,SH., Nenek Elen menceritakan tentang rumah yang ia tempati terancam dieksekusi oleh Pengadilan Negeri Bale Bandung lantaran berbagai upaya  hukum yang ditempu selalu kandas.

Menurut Nenek Ellen almarhum suaminya Peter S Danoewinata membuat Surat Wasiat kepada nenek Ellen isi wasiat itu almarhum  memberikan rumah kepada nya dan juga Cucu Tirinya Inisial IW, dari hasil perkawinan almarhum suaminya terdahulu.

Baca Juga: Kantor Pertanahan dan Pemkot Bandung Serahkan 1.200 Sertifikat Pada Warga

'Sekitar tahun 2013 Sertifikat rumah yang diwasiatkan tersebut dicuri oleh cucu tirinya  IW, dimana IW ternyata memalsukan tanda tangan saya  pada Surat Kuasa Menjual yang isinya seolah-olah saya memberikan kuasa ke IW untuk menjual rumah', Ujar Nenek Ellen pada Zonabandung.com di Bandung, Kamis  13 Januari 2022.

Lebih lanjut kata Nenek Ellen  pada tahun 2015, dia melaporkan IW ke polisi atas dugaan tindak pidana pemalsuan tanda tangan, yang akhirnya berujung pada IW terbukti bersalah dan telah dipenjara selama 2 tahun pada tahun 2017.

'Notaris yang terlibat dalam pembuatan Surat Kuasa Menjual berinisilah FL juga telah dinyatakan bersalah oleh Majelis Pengawas Daerah Notaris', ujarnya.

Sementara itu Bobby Herlambang Siregar,SH.,  selaku penasihat hukum nenek Ellen menyebutkan walau pidana terhadap IW dinyatakan terbukti,  'Namun Pembeli yang membeli rumah dari IW, menggugat Nenek Ellen untuk segera mengosongkan dan menyerahkan rumah yang ditempati  nenek Ellen.

'Dan tragisnya, Nenek Ellen kalah tiga kali berturut-turut dalam persidangan melawan Pembeli tersebut, bahkan sampai tingkat peninjauan Kembali di Mahkamah Agung', jelas Bobby.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Ngatiyana Beri Pengarahan Kepada Calon PPPK Guru

Jumat, 21 Januari 2022 | 20:25 WIB

PWI Jabar Gelar Seleksi Atlet Porwanas 2022

Rabu, 19 Januari 2022 | 15:18 WIB
X