• Rabu, 29 Juni 2022

Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan Imbau Kewilayahan Gelar Nobar

- Senin, 20 Juni 2022 | 14:39 WIB
Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., meninjau kondisi Stadion GBLA pasca terjadi insiden membeludaknya penonton, Minggu (19/6/2022).
Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., meninjau kondisi Stadion GBLA pasca terjadi insiden membeludaknya penonton, Minggu (19/6/2022).

Bandung, Zonabandung.com,- Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan melakukan peninjauan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menyusul jatuhnya korban tewas saat pertandingan antara Persib Bandung vs Persebaya Surabaya, Jumat (17/6/2022). Sehari sebelum tinjauan ke GBLA itu, Tedy juga menyempatkan takziah ke rumah duka bobotoh yang menjadi korban, Asep Solihin.

Peristiwa maut itu terjadi dalam sebuah kericuhan saat calon penonton berdesakan memasuki gerbang stadion. Tedy meminta kewilayahan untuk menggelar nonton bareng (nobar) sebagai upaya alternatif menyerap animo besar fans Persib Bandung mendukung tim kesayangannya.

"DPRD meminta unsur kewilayahan agar juga memfasilitasi kegiatan nonton bareng di setiap kantor kecamatan masing-masing. Bahkan hal itu bisa dikombinasikan dengan menggelar berbagai kegiatan, seperti bazar UMKM khas wilayah masing-masing untuk bisa diperkenalkan dan berdampak peningkatan ekonomi kepada masyarakat," katanya.

Baca Juga: Bermanfaat Untuk Masyarakat, DPRD Minta Pemkot Maksimalkan Manfaat CCTV

Usulan nobar ini muncul menyusul kabar suksesnya gelaran nobar di layar lebar, di sejumlah titik area Stadion GBLA. Tedy mengusulkan nobar di kewilayahan mengingat antusias bobotoh yang bangkit seturut diizinkannya kegiatan luar ruang pasca pembatasan aktivitas selama pandemi Covid-19.

Nobar yang digelar di luar stadion diupayakan untuk menampung calon penonton yang tidak kebagian tiket. Sebab, gelaran pertandingan pasca pandemi ini masih membatasi jumlah penonton yang bisa hadir langsung di dalam stadion.

Dari informasi yang ia dapat, Tedy menilai penyebab animo penonton di stadion GBLA begitu besar, dan bahkan sulit ditampung. Dari tinjauan langsung itu, ada sejumlah aksi yang menyebabkan kerusakan fasilitas stadion.

Ada sejumlah calon penonton yang nekat memaksa masuk ke dalam dengan melakukan bebagai cara, salah satunya memanjat pagar dan fasilitas bangunan lain, seperti kanopi yang ada di setiap pintu masuk.

"Tentu memaksa masuk ke dalam stadion dengan cara memanjat pagar juga kanopi ini selain berdampak potensi kerusakan, namun juga sangat berbahaya, karena bila terjatuh, taruhannya adalah nyawa," ucapnya.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

X