• Rabu, 29 Juni 2022

Pemkot Cimahi Gelar Rapat koordinasi Satuan Tugas PMK

- Kamis, 23 Juni 2022 | 20:44 WIB
Dispangtan Kota Cimahi gelar rapat koordinasi Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Rabu (22/6/2022).
Dispangtan Kota Cimahi gelar rapat koordinasi Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Rabu (22/6/2022).

Cimahi, Zonabandung.com,- Dinas Pangan dan Pertanian(Dispangtan) Kota Cimahi membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), bertempat di Kantor Kelurahan Cibabat Jln.Sirnarasa No.18, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Rabu 22 Juni 2022.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah ( Sekda ) Kota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan, S.Si., M.M dan sebagai narasumber yaitu Asisten perekonomian dan pembangunan Drs.Achmad Nuryana, Sekretaris Dispangtan Kota Cimahi Asnadi, kasie Peternakan dan kesehatan hewan drh Retno Wulan, para Lurah se Kota Cimahi, Ketua MUI Kota Cimahi Alan Nuridwan sertaForkopimda Kota Cimahi.

Baca Juga: Wali Kota Minta Kepala Sekolah Tingkatkan Kompetensi dan Ikuti Perkembangan Zaman

Pada kesempatan tersebut Achmad Nuryana menerangkan bahwa pada tanggal 18 Juni 2022 yang baru lalu, pihak pemerintahan Kota Cimahi, para Sekda seluruh Jawa Barat sudah dikumpulkan melalui zoom meeting oleh Sekda Provinsi, Kadis Pangtan Propinsi, terkait maraknya penyakit Mulut dan Kuku sudah mulai masuk wilayah Jawa Barat.

"Menjelang Hari Raya Idul Adha, biasanya hewan ternak seperti sapi, akan masuk dari wilayah kota/kabupaten lain," kata Achmad Nuryana.

Untuk mengurangi penyebaran Virus PMK di Kota Cimahi, lanjut Achmad Nuryana, perlu disepakati bersama oleh Satgas PMK yaitu menjaga Lalulintas ternak melalui Check point lalulintas ternak dibatas Kota Cimahi dan diusulkan sebanyak 7 titik Check point adalah di Pasirkaliki, Cibeureum, Baros, Padasuka, Cipageran (Jl.Kolmas), Cibabat (Jl.Cihanjuang), Nanjung.

"Operasional Tempat Penjualan hewan Kurban diusulkan mulai buka H-10 supaya masyarakat tidak resah apabila belum ada penjual hewan Kurban dan tidak muncul asumsi dihalangi beribadah," ucap Achmad Nuryana.

Kemudian Achmad Nuryana mengajak kerjasamanya dengan pihak Forkopimda Pemerintah Kota untuk memantau pergerakan masuknya hewan ternak itu dari luar Cimahi dan sebelum tanggal 30 Juni 2022, hewan ternak dari manapun dilarang masuk ke wilayah Kota Cimahi.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

X