• Minggu, 2 Oktober 2022

YAICI dan IBI Jabar Edukasi Bidan, Pentingnya Literasi Gizi & Pengetahuan Bidan Tentang Susu Anak

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:28 WIB

Bandung, Zonabandung.com – Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan dengan peran penting di masyarakat. Tidak hanya bertugas sebagai pendamping persalinan, bidan juga
memiliki tugas memberikan pelayanan kesehatan untuk ibu dan anak.

Wakil ketua I IBI Provinsi Jawa Barat Hj. Nina Farida Ariyani, Amd. Keb., mejelaskan, kemampuan bidan terkait literasi gizi dan kesehatan keluarga harus senantiasa ditingkatkan.

"Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan pasal 46 menjelaskan bahwa tugas
bidan meliputi pelayanan kesehatan ibu dan anak, reproduksi perempuan, dan keluarga berencana dan berperan penting dalam mencegah gizi buruk dan stunting. Sebagaimana diketahui, Indonesia saat ini masih dihadapkan dengan berbagai persoalan malnutrisi pada anak," terang Nina.

Survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 menyebutkan prevalensi
stunting sebesar 24,4%. Angka ini masih jauh dari angka prevalensi yang ditargetkan dalam
RPJMN 2020-2024, yakni 14%.

Sementara Riskesdas 2018, prevalensi obesitas pada balita
sebanyak 3,8% dan obesitas usia 18 tahun ke atas sebesar 21,8%.

Target angka obesitas di 2024
tetap sama 21,8%, upaya diarahkan untuk mempertahankan obesitas tidak naik.
Oleh karena itu, dalam rangka mendukung pencapaian target penurunan stunting, Yayasan
Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa
Barat memberikan pembekalan untuk meningkatkan literasi gizi bidan.

Program edukasi
tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bidan dalam memberikan pelayanan
untuk masyarakat, baik dalam bentuk edukasi gizi maupun membantu merubah perilaku dan
kebiasaan masyarakat untuk mengkonsumsi makanan bergizi.

Ketua harian YAICI Arif Hidayat mengatakan, upaya-upaya pencegahan stunting berupa
edukasi gizi yang menyasar langsung ke masyarakat perlu terus menerus di lakukan.

“Bidan
adalah profesi yang dekat dengan masyarakat, sudah sepatutnya memberikan edukasi gizi yang
tepat kepada masyarakat. Bidan sebagai tenaga kesehatan yang banyak membantu persalinan,
tentu juga sangat dekat dengan masa 1000 HPK,” jelas Arif.

Lebih lanjut Arif berharap bidan dapat memberikan informasi-informasi yang tepat kepada
para ibu.

Halaman:

Editor: Shelly Sillviana Dahlia

Tags

Terkini

Genjot Investasi UMKM, Pemkot Bandung Permudah Perizinan

Jumat, 30 September 2022 | 23:15 WIB

Pemkot Bandung Prioritaskan Honorer K2 Jadi P3K

Rabu, 28 September 2022 | 21:55 WIB

Rancasari Panen Raya 7 Ton Beras dari IP 400

Senin, 26 September 2022 | 22:13 WIB

Achmad Nugraha Ingin Mafia Tanah Diberantas

Senin, 26 September 2022 | 21:59 WIB
X