• Minggu, 2 Oktober 2022

Maestro Jaipong Asal Bandung Dapatkan Anugerah Tanda Jasa Kehormatan RI

- Senin, 15 Agustus 2022 | 14:10 WIB
Maestro Jaipong asal Bandung, (almarhum) Gugum Gumbira.
Maestro Jaipong asal Bandung, (almarhum) Gugum Gumbira.

Bandung, Zonabandung.com,- Seniman tradisi Sunda maestro Jaipong asal Bandung, (almarhum) Gugum Gumbira mendapat anugerah tanda jasa kehormatan Republik Indonesia (RI) di Istana Negara, Jakarta.

Penghargaan diberikan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka memperingati HUT ke-77 Republik Indonesia. Nama Gugum bersanding dengan ratusan tokoh lebih.

Gugum Gumbira Tirasonjaya, lahir di Bandung, 4 April 1945. Ia dikenal sebagai maestro Tari Jaipong dan Sanggar Seni Jugala yang didirikannya.

Baca Juga: Harkop ke 75, Pemkot Bandung akan Gelar Pameran Produk Koperasi dan UMKM

Sanggar seni ini dikhususkan untuk membuat tari-tarian jaipongan. Karyanya antara lain Tari Daun Pulus, Tari Serat Salira dan Tari Kameutmeut.

Dilansir dari berbagai sumber, ia mulai menekuni dunia seni sejak usianya 20 tahun. Pada fase itu, Gugum menikahi Euis Komariah, tepatnya pada 1968. Euis adalah seorang penyanyi Cianjuran kala itu.

Ketertarikan Gugum dengan dunia seni bermula ketika ia bekerja di Pemerintah era rezim Soekarno. Melansir dari buku “Apa Siapa Orang Sunda”, Gugum pernah bekerja sebagai penagih pajak di Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung. Berawal dari pekerja honorer, Gugum kemudian diangkat menjadi Pegawai Negeri atau kini dikenal dengan sebutan ASN.

Presiden Soekarno yang terkenal tak suka seni barat, secara tidak langsung memengaruhi Gugum untuk melirik genre seni lokal. Dari sanalah ia mempelajari Tari Jaipong.

Beberapa tahun kemudian, Gugum menjelma jadi penari yang berkelana dari kancah lokal sampai internasional. Tercatat tahun 1979, ia pernah membawa Jaipongan ke negeri Hong Kong.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Genjot Investasi UMKM, Pemkot Bandung Permudah Perizinan

Jumat, 30 September 2022 | 23:15 WIB

Pemkot Bandung Prioritaskan Honorer K2 Jadi P3K

Rabu, 28 September 2022 | 21:55 WIB

Rancasari Panen Raya 7 Ton Beras dari IP 400

Senin, 26 September 2022 | 22:13 WIB

Achmad Nugraha Ingin Mafia Tanah Diberantas

Senin, 26 September 2022 | 21:59 WIB
X