• Senin, 5 Desember 2022

Klien Bapas Wajib Patuh, Ini Tata Cara Izin Ke Luar Negeri Yang Diatur Kemenkumham

- Selasa, 22 November 2022 | 14:41 WIB
Kepala Bapas I Bandung, Bambamg Ludiro
Kepala Bapas I Bandung, Bambamg Ludiro

Bambang pun menjelaskan jika klien Bapas mau keluar negeri untuk alasan keagamaan atau umroh ataupun berobat, wajib mengajukan surat permohonan usul pemberian izin ke luar negeri yang memuat tentang alasan bepergian, alamat selama berada di luar negeri dan waktu yang diperlukan selama di luar negeri.

Surat permohonan tersebut dilampirkan juga Surat Pernyataan dari klien yang menyatakan tidak akan melarikan diri dan tidak melakukan perbuatan hukum, dan surat jaminan kesanggupan dari pihak keluarga diketahui oleh Pemerintahan setempat.

Bagi klien Anak ditambah surat rekomendasi dari pihak sekolah atau instansi terkait atau permohonan dari orangtua atau wali untuk kepentingan pendidikan.

Berikut tata cara ( SOP ) pemberian izin ke luar negeri dari Bapas yakni Kien mengajukan permohonan usul pemberian izin ke luar negeri kepada Kabapas dilengkapi dokumen. Permohonan dan dokumen tersebut di verifikasi oleh PK Bapas untuk diusulkan dalam sidang TPP. Lalu TPP Bapas merekomendasikan usul pemberian izin ke luar negeri karena syarat - syarat telah terpenuhi.

Bapas memintakan surat keterangan dari Dirjen Imigrasi yang menyatakan klien Bapas tidak termasuk dalam daftar pencegahan dan cekal ke luar negeri, dan memintakan juga Surat Rekomendasi izin ke luar negeri dari Kejaksaan Negeri setempat.

Setelah dokumen lengkap, Kabapas menyampaikan usul pemberian izin ke luar negeri kepada Dirjenpas. Setelah itu Dirjenpas melakukan verifikasi dokumen usul dimaksut paling lama 3 hari. Jika dalam verifikasi ada hal yang perlu diperbaiki maka Ditjenpas mengembalikan ke Kabapas.

Kepala Bapas wajib melakukan perbaikan usul ke luar negeri paling lama 3 hari. Setelah Dirjenpas menyetujui usul pemberian izin ke luar negeri maka Dirjenpas menyampaikan kepada Menkumham guna mendapat persetujuan. Dalam hal Menkumham menyetujui usul dimaksud, maka Dirjenpas atas nama Menkumham menerbitkan Surat izin ke luar negeri.

Diakhir perbincangannya, Bambang menuturkan bahwa tugas pokok fungsi Bapas melaksanakan Pembuatan Litmas, pembimbingan, pendampingan dan pengawasan terhadap klien Pemasyarakatan, pungkasnya.

Bagi klien Bapas yang melanggar hukum kembali akan dikenakan sanksi pencabutan SK integrasi sehingga klien harus menjalani sisa pidana yang lama ditambah pidana yang barunya.

Selain itu selama masa integrasi klien diwajibkan secara progresif lapor dan mengikuti pembimbingan oleh PK Bapas dan apabila tidak mengikuti program tersebut maka klien akan dimasukkan kembali ke dalam Lapas terdekat.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

X