• Senin, 29 November 2021

Antisipasi Kembali Lonjakan Kasus, Disiplin Prokes dan Vaksinasi Terus Digencarkan

- Selasa, 28 September 2021 | 20:35 WIB
Antisipasi kembali lonjakan kasus Covid-19, Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) gelar Dialog Produktif.
Antisipasi kembali lonjakan kasus Covid-19, Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) gelar Dialog Produktif.

Jakarta, Zonabandung.com,- Dibeberapa negara Pandemi Covid-19 kembali mengalami lonjakan kasus. Satu di antaranya Singapura yang penduduknya sangat disiplin protokol kesehatan. Meski secara umum cakupan vaksinasi di negara ini mencapai 84%, namun pada kategori lanjut usia, capaiannya rendah atau bahkan belum tervaksinasi. Akibatnya, tingkat kematian pada kategori ini meningkat.

‘Angka kasus di Singapura mencapai hampir 2.000 kasus, ini sangat tinggi mengingat jumlah penduduk Singapura tidak besar, sehingga jumlah 1.000 kasus saja sudah dikategorikan kritis,’ ungkap Suryo Pratomo, Dubes Indonesia untuk Singapura dalam Dialog Produktif Semangat Selasa Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) -KPCPEN Selasa 28 September 2021.

Pemerintah Singapura sendiri memprediksi penambahan 100 hingga 200 kasus per hari. Namun pada kenyataannya jauh lebih tinggi. Menurut Suryo, penambahan kasus disebabkan oleh masuknya varian baru diiringi tingkat penularan lokal yang signifikan. Dengan wilayah kecil padat penduduk, rumah warga Singapura cenderung sempit dan dihuni banyak orang, sehingga transmisi sangat mudah terjadi.

Baca Juga: Staf Khusus Kepresidenan Republik Indonesia Berikan Penghargaan Vaksinasi Kepada Kota Bandung

Padahal, ujarnya, tingkat kedisiplinan Prokes masyarakat sangat baik. Pemerintah juga menetapkan denda atau hukuman penjara bagi pelanggaran. Penduduk yang keluar rumah harus memiliki surat telah lengkap vaksin. Pemerintah Singapura juga mengawal dan mengawasi penduduk dengan memanfaatkan teknologi dalam upaya pengendalian penularan.

‘Di Singapura, para lansia merasa aman karena tidak ke mana-mana, jadi mereka belum mau divaksin.

Kematian Covid-19 di Singapura biasanya terjadi pada lansia dan yang belum divaksin,” kata Suryo.

Suryo mengemukakan, belajar dari lonjakan kasus di Singapura, diketahui bahwa masuknya varian baru akan sangat menyulitkan penanganan Covid-19. Karena itu, antisipasi dengan cara pengetatan pintu masuk merupakan langkah tepat untuk mencegah peningkatan kasus.

Disaat yang sama, Sonny Harry B Harmadi selaku Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengatakan jika upaya pembatasan pintu masuk sangat perlu dilakukan, disertai pengawasan jalur-jalur masuk ilegal ke Indonesia dan penguatan pengamanan perbatasan.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Diono Susilo: Nakes Pahlawan Masa Kini

Rabu, 10 November 2021 | 19:08 WIB

Pemkot Bandung Terus Gencarkan Prokes dan Vaksinasi

Selasa, 5 Oktober 2021 | 21:20 WIB
X