• Jumat, 24 September 2021

Pos Indonesia Perkenalkan New Platform, Menteri BUMN Kunjungi Kantor Pos Bogor

- Sabtu, 11 September 2021 | 19:28 WIB
Menteri BUMN,Erick Thohir saat melakukan penyerahan secara simbolis BST kepada sejumlah KPM di Kantor Pos Bogor.
Menteri BUMN,Erick Thohir saat melakukan penyerahan secara simbolis BST kepada sejumlah KPM di Kantor Pos Bogor.

Bogor, Zonabandung.com,- New platform layanan digital Kurir dan Jasa Keuangan diperkenalkan PT Pos Indonesia (Persero), diantaranya adalah layanan digital PosAja!, Pospay serta Pos Migran Indonesia kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi menyampaikan laporan secara umum terkait beragam layanan digital yang telah dikembangkan oleh Pos Indonesia seperti PosAja!, Pospay dan berbagai layanan lainnya. Hal tersebut dilakukan dalam acara kunjungan kerja Menteri BUMN Erick Thohir ke Kantor Pos Bogor, Jl. Juanda no 5 Bogor, pada Sabtu (11/9/2021).

Faizal menjelaskan bahwa sejumlah layanan digital tersebut merupakan bentuk komitmen PT Pos Indonesia (Persero) untuk menghadirkan layanan prima kepada masyarakat, sesuai dengan perkembangan teknologi dan keuangan saat ini.

Kepada Menteri Erick Thohir, Faizal juga menjelaskan mengenai fitur aplikasi PosAja!, Pospay serta pemanfaatan aplikasi Pospay oleh Pekerja Migran Indonesia di Taiwan. Sebagai informasi, beragam layanan digital kurir dan jasa keuangan telah diluncurkan sebelumnya.

Baca Juga: Tingkat Kesadaran Masyarakat Kota Bandung Cukup Tinggi Untuk Divaksin

Kehadiran Pospay juga mendukung para nasabah untuk mampu mendirikan unit bisnis kantor pos mandiri berupa Pospay Agen. Layanan Pospay bahkan menjangkau kebutuhan para Pekerja Migran Indonesia untuk melakukan proses transaksi keuangan dari luar negeri untuk kebutuhan transaksi yang ada di dalam negeri. Tambah Faizal.

Faizal mengungkapkan bahwa banyak layanan keuangan digital yang dapat dinikmati oleh pengguna Pospay, mulai dari layanan transaksi pembayaran berbagai macam tagihan, transaksi Q-RIS, transfer dana rekening giro pos ke berbagai rekening bank hingga 50 juta rupiah per hari, kirim weselpos kepada penerima yang tidak memiliki rekening bank, saldo tidak terbatas, layanan syariah termasuk zakat, infaq, shodaqoh, wakaf dan qurban, tidak adanya biaya administrasi bulanan maupun bunga atas simpanan, hingga pembayaran pajak sebagai bentuk dukungan bagi pembangunan Indonesia.

'Pospay sangat tepat menjadi sarana Digital Financial Inclusion, karena Pospay membantu pedagang kecil dan masyarakat yang tidak memiliki rekening bank dapat melakukan transaksi seperti perbankan,' tandasnya.

Grand launching 'Pos Migran Indonesia' diselenggarakan pada Selasa, 6 April 2021 sementara launching sejumlah layanan digital seperti PosAja! Dan Pospay dilakukan pada 26 Agustus bertepatan dengan peringatan Ulang Tahun Pos Indonesia ke-275.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Musnahkan Hasil Razia, Lapas Binjai Deklarasi Zero HP

Jumat, 24 September 2021 | 14:00 WIB

Dinsos Kota Cimahi Gelar Sarasehan Pendataan Keluarga

Kamis, 23 September 2021 | 20:29 WIB

Belum Miliki Izin, Satu Pabrik Di Majalengka Ditutup

Kamis, 23 September 2021 | 12:41 WIB
X