• Sabtu, 23 Oktober 2021

12 Pelanggar Perda Kota Cimahi Jalani Sidang Tipiring

- Senin, 20 September 2021 | 20:56 WIB
Muhammad Faisal, S.Si, M.A.P., Kepala Seksi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol-PP dan Damkar Kota Cimahi.
Muhammad Faisal, S.Si, M.A.P., Kepala Seksi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol-PP dan Damkar Kota Cimahi.

Cimahi, Zonabandung.com,- Sejumlah pedagang yang tak mengindahkan aturan menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Jln.Dra Hj. Djulaeha Karmita No.5, Kota Cimahi, senin (20/9/2021).

Sidang yang dipimpin Hakim Nurhayati nasution.SH., menetapkan sanksi terhadap para pedangan kaki lima (PKL) yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 16 tahun 2010 Kota Cimahi tentang K3 (Ketertiban, kebersihan, dan keamanan).

Turut hadir di persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi Ari Sulton Abdullah. SH, dan Leni Desi Parliani serta Kabid Penegakan Perda Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Syamsul Maarif.

Kepala Seksi (Kasi) Penyidikan dan Penyelidikan Satpol-PP dan Damkar Kota Cimahi, Muhammad Faisal, S.Si, M.A.P. menjelaskan bahwa sebelumnya mereka sudah diperingatkan, namun tetap saja melanggar. Peraturan Daerah (Perda) tentang Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3).

'Di sidang Tipiring ini, kita menjaring 11 PKL yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Cimahi tentang pedagang-pedagang Kaki Lima yang berdagang ditempat-tempat yang dilarang dan 1 pelanggar yang kita bawa ke sidang Tipiring terkait dengan dugaan belum adanya izin mendirikan bangunan,' jelas M.Faisal.

Lanjut M.Faisal, untuk besaran denda yang harus dibayarkan para PKL rata-rata Rp.50 - 100 ribu, sedangkan untuk izin mendirikan bangunan dikenai denda sebesar satu juta rupiah.

M.Faisal menghimbau bagi masyarakat yang melakukan kegiatan usaha diharapkan untuk melakukan proses perizinan yang berlaku sesuai dengan aturan yang ada.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

X