• Kamis, 19 Mei 2022

Bupati Majalengka Minta KAHMI dan HMI Bantu Masyarakat Bangkit di Tengah Pandemi

- Selasa, 10 Mei 2022 | 20:46 WIB
Bupati Majalengka, Karna Sobahi hadiri Silaturrahmi akbar dan Halal Bihalal KAHMI dan HMI, Selasa (10/5/2022).
Bupati Majalengka, Karna Sobahi hadiri Silaturrahmi akbar dan Halal Bihalal KAHMI dan HMI, Selasa (10/5/2022).

Majalengka, zonabandung.com,- Silaturrahmi akbar dan Halal Bihalal Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD-KAHMI) Kabupaten Majalengka bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), yang berlangsung, Selasa 10 Mei 2022 di Coffe Shop Summerville Majalengka Kota diwarnai dengan beragam kegiatan.

Selain dilaksanakan acara ceremonial, ramah tamah, juga diisi dengan pernyataan sikap resmi MD KAHMI Majalengka terkait ucapan Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Budi Santoso Purwokartiko yang menyebut mahasiswi berhijab sebagai "manusia gurun" yang memantik kecaman.

Kegiatan ini juga dihadiri ratusan kader HMI dan puluhan KAHMI dari berbagai latar belakang profesi ini, langsung dibuka Bupati Majalengka H Karna Sobahi. Pada kesempatan itu Bupati yang juga alumni HMI meminta agar KAHMI untuk turut membantu masyarakat agar bangkit di tengah keterpurukan akibat Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Ketua Umum SMSI Hadiri Undangan Presdir Riyadh Group

"Dua tahun Pandemi Covid-19 ini telah meluluhlantahkan semua sendi kehidupan. Masyarakat banyak merasakan kepedihan dan trauma atas wabah ini. Untuk itu, saya minta agar KAHMI dan HMI ikut berpartisipasi aktif dalam mendorong dan memotivasi masyarakat agar bangkit dan kuat menghadapi musibah ini," kata Bupati Karna dalam sambutannya.

Menurut dia, sebagai organisasi besar kader HMI dan alumninya harus senantiasa memberikan edukasi dan kabar yang baik bagi masyarakat Majalengka. Sebab, berdasarkan penelitian, masyarakat itu sangat mengharapkan kenyamanan dalam hidup, tercukupi segala kebutuhan terutama sembako, pelayanan kesehatan yang baik dan perbaikan infrastruktur yang memadai.

"Kurang lebih 1,2 juta penduduk Majalengka tertekan dan terpukul akibat Covid-19 yang melanda selama 2 tahun berjalan ini. Mereka membutuhkan suasana yang nyaman, tenang dan bahagia,"tuturnya.

Pandemi ini juga di antaranya  membuat anak kehilangan orang tuanya dan mengakibatkan naiknya angka kemiskinan di Majalengka. Namun demikian, upaya yang telah dilakukan Pemkab Majalengka dengan menggelontorkan dana kurang lebih Rp 1,8 T selama Pandemi Covid-19 ini. Anggaran sebesar itu diperuntukan untuk penanggulangan dan pencegahan Covid-19 seperti biaya perawatan pasien Covid, bantuan langsung masyarakat, pengadaan alat-alat kesehatan dll.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

X