• Rabu, 29 Juni 2022

Kantor PWI Sulsel Disegel, PWI Pusat Ambil Alih Permasalahan

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:41 WIB
PWI Pusat Atal Depari mengutuk kekejian Israel atas pembunuhan wartawan Palestina.
PWI Pusat Atal Depari mengutuk kekejian Israel atas pembunuhan wartawan Palestina.

Jakarta, Zonabandung.com,- Pengurus PWI Pusat, Jumat (10/6), memanggil pengurus PWI Sulsel untuk didengar keterangannya terkait kasus penyegelan Gedung PWI Sulsel oleh Satpol PP. Penyegelan gedung terjadi 26 Mei lalu. Seluruh ruangannya tidak bisa digunakan karena selain dipasangin papan penyegelan, akses masuk juga dipagari kawat berduri.

Ketua PWI Pusat Atal Depari, didampingi  Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang, dan Ketua Dewan Panasehat Fachry Mohammad. Hadir Pengurus PWI Pusat lainnya, DR Suprapto, Raja Pane, Mirza Suhadi, Abdul Azis, dan Zulkifli Gani Otto. Sedangkan Pengurus PWI Sulsel dipimpin Ketua Agus Alwi Hamu dengan beberapa  pengurus jajarannya.

Agus Alwi Hamu menjelaskan duduk perkara penyegelan Kantor PWI Sulsel dan upayanya untuk membuka dialog dengan Gubernur serta pihak DPRD Sulsel, setelah itu. Namun, sejauh ini belum membuahkan hasil.

Baca Juga: Hari Lanjut Usia (HLUN), ACT Dan PWI Kota Bandung berikan Puluhan Paket Pangan Pada Lansia

Kantor PWI Sulsel  di Jalan A. Pettarani 31, Makassar, memiliki riwayat panjang. Kantor itu dibangun khusus oleh Pemprov untuk ditempati PWI Sulsel. Gedung berdiri di atas lahan milik Pemprov. Bangunan  dan lahan merupakan hasil Ruislag ( tukar menukar ) dengan gedung kantor Pemprov Sulsel di Jalan Penghibur No 1, Makassar, yang ditempati PWI Sulsel sejak 1968.

Dasar hukum kantor PWI Sulsel  sekarang adalah SK Gubernur 371 tahun 1997  ditandatangani oleh Gubernur Sulsel Zainal Basri Palaguna, yang memberikan hak pemanfaatannya kepada PWI Sulsel dengan status  pinjam pakai. Gedung  itulah yang kini disegel Satpol PP Pemprov dengan alasan yang belum jelas.

Setelah mendengar duduk permasalahan dari Agus Alwi Hamu dan kawan-kawan, masukan, saran-saran dari pengurus PWI Pusat, serta diskusi yang berkembang dalam rapat, Ketua PWI Pusat Atal Depari akhirnya memutuskan Pengurus PWI Pusat mengambil alih permasalahan kantor PWI Sulsel tersebut.

"Kami masih menganggap yang terjadi hanya kesalahpahaman. Mudah-mudahan begitu. Karena itu  PWI Pusat yang akan membuka  dialog kepada semua pihak yang terkait dengan kepemilikan aset daerah itu di Pusat maupun di daerah. Pengurus PWI Sulsel boleh membantu upaya penyelesaian namun komando berada di tangan PWI Pusat. PWI Sulsel hanya melaksanakan kebijakan pusat," tegas Atal Depari.

Atal menyayangkan penyegelan Kantor PWI Sulsel tersebut. Namun, ia berpesan agar watawan dan pengurus PWI Sulsel tidak perlu bereaksi berlebihan. Jauh lebih baik mengutamakan dialog dengan berbagai pihak.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

X