Predikisi Alami Goncangan Inflasi, bank bjb Optimistis Kinerja Kredit Tetap Tumbuh

- Senin, 15 Agustus 2022 | 15:42 WIB
bank bjb optimistis penyaluran kredit di semester II/2022 tetap tumbuh.
bank bjb optimistis penyaluran kredit di semester II/2022 tetap tumbuh.

Jakarta, Zonabandung.com,- bank bjb optimistis penyaluran kredit di semester II/2022 tetap on the track, kendati kondisi ekonomi diperkirakan akan mengalami goncangan akibat tekanan inflasi dan geopolitik global.

Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari mengatakan, pihaknya tetap optimistis penyaluran pembiayaan pada semester II ini akan mencapai target. Hal ini berkaca pada kinerja pertumbuhan kredit semester I/2022 yang tetap terjaga sebesar 15 persen. Angka ini di atas rata rata pertumbuhan industri nasional pada periode tersebut.

"Kami optimis pertumbuhan pembiayaan bisa ini di atas pertumbuhan rata-rata industri, khususnya untuk sektor komersial yang di dalamnya memang ada kredit korporasi. Di mana untuk korporasi bahkan lebih tinggi lagi karena memang kami masih memiliki ruang yang cukup lebar untuk tumbuh di segmen tersebut," jelas Nancy saat berbincang dengan salah satu televisi.

Baca Juga: bjb Tandamata Merdeka 77, Banyak Promo Dalam Rangka HUT RI ke 77

bank bjb, kata dia, akan terus menggarap beberapa segmen pembiayaan seperti pertambangan dan pertanian. Kendati kedua sektor tersebut saat ini menghadapi kemungkinan volatilitas harga akibat kondisi ekonomi global yang diperkirakan akan mengalami tekanan.

"Sektor perkebunan yang merupakan bagian dari sektor pertanian, komposisi kredit kami ada di kisaran 5%. Memang tidak begitu banyak namun ini juga merupakan eksposur yang cukup signifikan dan juga cukup terasa pertumbuhannya terutama di semester pertama di 2022," jelas dia.

Terkait potensi tekanan ekonomi global, bank bjb akan menerapkan sejumlah strategi untuk menjaga kinerja pembiayaan tetap baik. Diantaranya menjaga kualitas kredit. Pada semester I/2022, non performing loan atau rasio kredit macet bank bjb juga terjaga dengan baik di bawah angka 1,5 persen.

Nancy mengakui, inflasi masih akan terus meningkat kedepannya, sehingga berpengaruh terhadap volatilitas harga komoditas. Namun pola sudah terbaca dalam periode yang cukup panjang sehingga pihaknya bisa mengambil kebijakan tepat. Termasuk melakukan mitigasi risiko.

"Kami tentunya melakukan mitigasi risiko terhadap komoditas yang berpotensi terkena imbas ekonomi global. Misalnya ketika kita membiayai komoditas tertentu di bidang pertambangan atau pertanian tentunya kita akan melakukan perhitungan yang kami gunakan untuk memberikan kredit, " beber dia.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Workshop Bisnis bjb PESATkan UMKM Hadir di Lampung

Selasa, 31 Januari 2023 | 14:56 WIB

Nabung Di bank bjb, Langsung Bawa Pulang Sepeda Motor

Senin, 30 Januari 2023 | 13:53 WIB

bank bjb Raih Predikat Indonesia Most Trusted Companies

Selasa, 27 Desember 2022 | 17:52 WIB

Inilah beberapa Tips Memulai Usaha dengan Modal Minim

Kamis, 15 Desember 2022 | 21:44 WIB

bank bjb Raih LPS Banking Award 2022

Kamis, 1 Desember 2022 | 10:08 WIB

Dirut bank bjb Yuddy Renaldi Raih CEO of The Year 2022

Jumat, 25 November 2022 | 12:51 WIB

Beragam Keuntungan Jadi Nasabah bjb Prioritas

Rabu, 16 November 2022 | 16:44 WIB
X