• Senin, 29 November 2021

Komitmen bank bjb Majukan BUMDes Untuk Ekonomi Rakyat

- Sabtu, 8 Mei 2021 | 15:13 WIB

Selain BUMDes NgaDigi Subang Jawara , bank bjb juga menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) kepada kepada pengurus BUMDes di Kabupaten Subang sebagai konsultan pajak masyarakat. Dalam kerjasama tersebut, BUMDes di Kabupaten Subang resmi menjadi salah satu channel pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) masyarakat Subang.

Dalam praktiknya, warga Subang sebagai wajib pajak bisa langsung melakukan pembayaran kepada BUMDes. Setelah melakukan pembayaran, wajib pajak akan mendapatkan bukti struk pembayaran. Struk tersebut memiliki status legalitas yang sama dengan Surat Tanda Terima Setoran (STTS) PBB. Tak hanya sebagai channel pembayaran, BUMDes juga dapat berperan sebagai  pusat layanan konsultasi pajak masyarakat.

BUMDes Mart

Inovasi pengembangan BUMDes juga dilakukan dalam format BUMDes Mart. BUMDes yang terpilih untuk menjalankan program ini nantinya dapat menjual berbagai macam kebutuhan pokok masyarakat atau membangun lini bisnis lainnya.

Salah satunya seperti yang dilakukan BUMDes Pancur Jaya, Desa Jatipancur Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon. BUMDes tersebut menjual pisang yang merupakan usaha yang sedang dikembangkan oleh pihak desa serta menjalankan usaha cuci kendaraan.

Masyarakat yang hendak melakukan transaksi pembelian di BUMDes Mart bahkan bisa melakukan pembayaran secara non-tunai melalui QR Code QRIS. Program ini berlaku bagi para BUMDes yang telah memenuhi kriteria tertentu di sejumlah daerah. Di antaranya adalah telah melunasi PBB selama dua tahun, memenuhi ketaatan administrasi, kelayakan kepengurusan dan kesesuaian lokasi.

Kolaborasi BUMDEs-BUMD

bank bjb juga mendorong kolaborasi dan kerjasama antara BUMDes dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal ini dilakukan untuk mengakselerasi pengembangan BUMDes, sebagaimana yang telah diterapkan di Kabupaten Cianjur.

Di daerah tersebut, BUMD Sugih Mukti yang bergerak dalam bidang pertanian dan perdagangan akan membawahi BUMDes di desa-desa dalam setiap pengelolaannya. Sehingga, nantinya perkembangan BUMDes baik dari segi organisasi maupun ekonomi akan lebih cepat terwujud.

Terlebih, Kabupaten Cianjur memiliki jumlah BUMDes yang tergolong tinggi. Dimana 300 desa dari total 345 desa yang ada telah membentuk BUMDes.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Dukung Permodalan Usaha, Bank Bjb Siapkan Kredit Mikro

Selasa, 31 Agustus 2021 | 11:45 WIB

KPR bank bjb Terus Tumbuh di 2021

Rabu, 7 Juli 2021 | 17:01 WIB
X