• Sabtu, 23 Oktober 2021

bjb Sekuritas Paparkan Pentingnya Analisa Saham Sebelum Berinvestasi

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 16:14 WIB

B, .,– di tengah pandemi Covid-19, antusiasme masyarakat dalam berinvestasi terus tumbuh secara signifikan. Di Jawa Barat misalnya, peningkatan jumlah investor terus mengalami lonjakan dari tahun ke tahun. Di akhir 2018, jumlah investor saham di Jawa Barat berjumlah sekitar 134 ribu orang, namun angka tersebut naik menjadi 177 ribu orang di 2019. Alias meningkat 43 ribu orang dalam satu tahun.

Jumlah tersebut terus berkembang signifikan pada 2020-2021. Penambahan sebanyak 101 ribu investor baru di Jawa Barat tercatat terjadi sepanjang 2020. Sementara pada semester pertama 2021, terdapat penambahan hingga 151.049 orang investor baru.

Antusiasme tersebut idealnya perlu diimbangi oleh peningkatan literasi masyarakat terhadap pasar modal. Sehingga, masyarakat dapat terhindar dari bentuk investasi-investasi bodong serta dapat memaksimalkan keuntungan dari setiap investasi yang dilakukan.

Direktur Utama bjb Sekuritas Yogi Heditia Permadi mengatakan, salah satu hal yang penting untuk diperhatikan ketika hendak berinvestasi--terutama di masa pandemi--adalah dengan jeli melihat peluang bisnis yang masih bergeliat. Meski kondisi ekonomi dalam satu tahun belakangan secara umum mengalami penurunan, namun masih terdapat sejumlah sektor bisnis yang bertumbuh.

"Saat pandemi ini masih terdapat sejumlah sektor bisnis yang uptrend. Di antaranya adalah sektor teknologi, dan hal yang berbau digital, bank digital contohnya. Selain itu di masa PPKM, distribusi barang dan jasa masih cukup bagus, sehingga saham yang berkorelasi dengan transportasi akan ikut terkatrol naik. " ungkap Yogi.

Tak cukup sampai di situ, dia mengatakan, masyarakat juga perlu untuk mulai melakukan analisa saham secara teknikal maupun fundamental sebelum memutuskan berinvestasi.

Hal tersebut dilakukan guna mencegah masyarakat membeli saham tanpa perhitungan sebagaimana "membeli kucing dalam karung".

Dalam analisa saham secara teknikal, calon investor perlu banyak memerhatikan histori perkembangan harga saham perusahaan. Calon investor disarankan untuk fokus membaca pola kenaikan atau penurunan harga saham suatu perusahaan.

Sebelum melakukan transaksi saham, calon investor sebaiknya memahami pergerakan grafik, volume transaksi, harga saham perusahan dan pola lainnya yang kerap menjadi dasar pengambilan keputusan dalam membeli atau menjual saham. Tujuannya adalah untuk mencari waktu yang paling pas dalam membeli ataupun menjual saham, sehingga calon investor dapat meraih keuntungan secara maksimal.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Dukung Permodalan Usaha, Bank Bjb Siapkan Kredit Mikro

Selasa, 31 Agustus 2021 | 11:45 WIB

KPR bank bjb Terus Tumbuh di 2021

Rabu, 7 Juli 2021 | 17:01 WIB
X