• Jumat, 24 September 2021

Diduga Korupsi 52 Miliar, Eks Pejabat PT.POSFIN Di Jebloskan Dalam Tahanan

- Selasa, 14 September 2021 | 19:26 WIB
Tersangka RDC saat dikawal petugas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat.
Tersangka RDC saat dikawal petugas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat.

Bandung, Zonabandung.com,- Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat melakukan penahanan terhadap tersangka RDC.

RDC ditahan penyidik setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi di PT Pos Finansial (Posfin) senilai Rp 52 miliar.

RDC merupakan Mantan Manager Akuntansi dan Keuangan PT Posfin.

‘Pada hari ini kita periksa yang bersangkutan. Kemudian ditetapkan tersangka. Untuk 20 hari kedepan akan kita lakukan penahanan ditahanan Polrestabes Bandung,’ ucap Asisten Pidana Khusus Kejati Jabar Riyono di Kantor Kejati Jabar, Jalan Naripan, Kota Bandung, Selasa (14/9/2021).

Riyono menjelaskan praktik korupsi ini dilakukan oleh RDC dan juga eks direktur PT Posfin berinisial S yang diketahui sudah meninggal dunia.

Dalam perbuatannya, RDC melakukan pembayaran premi sertifikat jaminan kepada PT Berdikari Insurance melalui broker PT Cakra Mulia yang ternyata di mark up dan dibatalkan oleh PT Berdikari Insurance sebesar Rp 2,8 miliar.

Kemudian, RDC juga melakukan pembelian pengadaan alat soil monitoring dan peremajaan lahan yang di sub kontrak kan ke PT Posfin. Padahal proyek tersebut fiktif. Adapun nilai yang diajukan sebesar Rp 19 miliar.

Tersangka juga menggunkana dana PT Posfin untuk pembelian saham (akuisisi) PT Pelangi Indodata dan PT Lateria Guna Prestasi dengn menggunakan nama orang lain atas nama Din Agustini dan Gugy Gunawan Tribuana sebesar Rp 17 miliar. Lalu digunakan dana PT Posfin untuk kepentingan pribadi eks Dirut berinisial S sebesar Rp 4,2 miliar.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

X