• Senin, 29 November 2021

Sidang Kasus Guru Cabuli Santrinya, 5 Orang Korban Telah Melahirkan Anak

- Selasa, 23 November 2021 | 18:43 WIB
Sidang pencabulan di PN Bandung dilaksanakan secara tertutup.
Sidang pencabulan di PN Bandung dilaksanakan secara tertutup.

Bandung, Zonabandung.com,- Sidang kasus cabul terhadap belasan santrinya dengan terdakwa Herry Wirawan (36) guru sebuah pesantren di Bandung menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Bandung pada Selasa 23 Nopember 2021.

Sidang berlangsung diruang sidang anak digelar majelis hakim diketuai, Y.Purnomo Suryo Adi,secara tertutup dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Menurut  jaksa penuntut umum Agus Murjoko usai sidang, sebanyak tiga orang saksi yang dimintai keterangan pada sidang ini, semuanya merupakan korban.

Baca Juga: Kajati Jabar Siap Kolaborasi Dengan PWI Jabar

'Sebanyak 3 orang korban yang diperiksa sebagai saksi, turungkap dalam persidangan tiga orang korban yang diperiksa hari ini mengaku telah dihamili  oleh terdakwa dan telah melahirkan anak. 'Bahkan salah seorang korban telah dua kali melahirkan akibat perbuatan terdakwa' ujar Agus.

'Dari 13 orang korban kita telah periksa 10 orang, 5 orang telah melahirkan anak dari hubungan dengan terdakwa.

'Perbuatan cabul itu kata Agus Murjoko, dilakukan terdakwa dibeberapa tempat, sejak tahun 2016 sampai dengan tahun 2021 sebanyak 13 orang anak dibawah umur telah menjadi korban pencabulan oleh terdakwa.

Dalam melakukan aksinya bermacam cara dilakukan terdakwa,bujuk rayu,  minta dipijit, kemudian dalam keadaan tak berdaya anak yang masih dibawah umur tersebut diminta untuk melayani napsu sexnya, dengan alasan sudah lama tidak mendapat pelayanan dari istrinya kemudian korban yang merupakan anak-anak dari keluarga yang kurang mampu tersebut, di iming-iming mau dibiayai kuliah,' Jelas Agus.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tedakwa dijerat dengan pasal 81 ayat (1) dan (3) pasal 76 D UU RI no. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas undang undang no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 65 ayat (1) KUHP maksimal 20 Tahun penjara.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

PNS KBB Beri Uang ke Anak Aa Umbara Agar Dimutasi

Rabu, 6 Oktober 2021 | 15:09 WIB

Terkait SP 3, Polda Jabar Di Praperadilankan

Selasa, 28 September 2021 | 19:12 WIB
X