• Kamis, 19 Mei 2022

Yudianto Simanjuntak,S.H: Perusahaan MCF Diharapkan Patuhi Putusan Pengadilan Yang Sudah Inkracht

- Selasa, 30 November 2021 | 21:06 WIB
Yudianto Simanjuntak,S.H.
Yudianto Simanjuntak,S.H.

Cimahi, Zonabandung.com,- Berawal dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Arif Selamat Telaumbanua selaku karyawan menggugat perusahaan MCF (Mega Central Finance) yang beralamat di Jln.Raya Barat Amir Mahmud No 755D Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Kuasa Hukum penggugat Yudianto Simanjuntak,S.H. mengatakan, semenjak diberhentikan kliennya yang bernama Arif selamat Telaumbanua di perusahaan MCF pada bulan April 2020, Klien kami telah menempuh berbagai upaya dalam memperoleh hak-haknya termasuk mediasi dan upaya Hukum sebagaimana ketentuanya sehingga kasus ini terang benderang.

"Permasalahan ini setelah di putuskanya perkara di tingkat Kasasi, sehingga sudah sepatutnya perusahaan MCF berkewajiban menyelesaikan kewajiban kepada klien kami," kata Yudianto Simanjuntak, di temui di kantornya di jln Permana utara Blok E No 85 lantai 2, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, selasa 30 November 2021.

Baca Juga: bank bjb Bersama Kemenko Perekonomian Akselerasi Inklusi Keuangan di Lingkungan Pesantren

Lebih lanjut Yudianto Simanjuntak menerangkan bahwa menindak lanjuti surat kami terdahulu tertanggal 8 November 2021, untuk dan atas nama klien kami Arif selamat Telaumbanua, sebagaimana putusan Pengadilan Hubungan Industrial pada pengadilan Negri Bandung no 217/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Bdg tanggal 18 januari 2021 jo.Putusan Mahkamah Agung RI no 696 K/Pdt.Sus-PHI/2021/PN.Bdg tanggal 14 Agustus 2021, atas permasalahan pemutusan hubungan kerja klien kami oleh perusahaan MCF, telah di putuskan oleh pengadilan dan telah berkekuatan hukum tetap dan inkrach.

Dikesempatan yang sama, Arif selamat Telaumbanua memaparkan bahwa semenjak bekerja di MCF mulai tahun 2012 sampai di berhentikan pada tahun 2020 selalu memberikan kontribusi besar untuk perusahaan.

"Terbukti pada sekitar Januari atau bulan Februari 2020 perusahaan mendapat provit hampir setengah milyar, ini di sampaikan sendiri oleh kepala cabang pada waktu itu kepada saya dan rekan rekan kerja," jelas Arif Selamat Telaumbanua.

Yang menjadi keanehan, bahwa  pada bulan maret 2020 dirinya diberhentikan oleh pihak perusahaan MCF, tambah Arif.

"Tapi bagi saya tidak masalah, hanya saja dengan adanya putusan Pengadilan ditingkat kasasi yang sudah inkrach hak-hak saya untuk segera dibayarkan oleh pihak MCF," tegas Arif selamat Telaumbanua.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Eks Ketua Kadin Jabar Dituntut 4 Tahun Penjara

Jumat, 22 April 2022 | 15:55 WIB

JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Habib Bahar

Selasa, 19 April 2022 | 14:09 WIB
X