Dugaan Korupsi Dana BOS Madrasah Rp 7,5 M Pejabat Kemenag Jalani Sidang Perdana

- Senin, 9 Mei 2022 | 14:32 WIB
Pengadilan Negeri (PN) Bandung mulai menyidangkan kasus dugaan korupsi dana BOS di Kementerian Agama Jawa Barat, Senin (9/5/2022).
Pengadilan Negeri (PN) Bandung mulai menyidangkan kasus dugaan korupsi dana BOS di Kementerian Agama Jawa Barat, Senin (9/5/2022).

Bandung, Zonabandung.com,- Kasus dugaan korupsi di Kementerian Agama Jawa Barat mulai disidangkan Pengadilan Negeri (PN) Bandung, pada Senin 9 Mei 2022.

Drs. Agus Kosasih, Pejabat Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat ini,didakwa telah melakukan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Madrasah hingga Rp 7,5 miliar.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum Kejati Jabar menyebutkan, Agus Kosasih selaku Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Provinsi Jawa Barat pada 2017 dan 2018 telah mengarahkan pengadaan soal ujian madrasah ke salah satu perusahaan demi mendapatkan cash back atau CSR.

"Bahwa terdakwa Agus Kosasih menggunakan kesempatannya karena kedudukan selaku ketua KKMI Jawa Barat telah mengarahkan pengadaan soal ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT), penilaian akhir semester (PAS), try out (TO) , Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) untuk dilaksanakan oleh Martin Prawira selaku Direktur CV Mitra Cemerlang Abadi sehingga tidak dilaksanakan oleh para kepala Madrasah," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Arnold Siahaan saat membacakan dakwaan.

Baca Juga: Kolaborasi dan Inovasi, bank bjb Catatkan Kinerja Positif Triwulan I 2022

Perbuatan Agus tersebut dinilai JPU bertentangan dengan petunjuk teknis (juknis) penggunaan dana BOS yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag RI.

Berdasarkan juknis, yang berhak menggunakan dan membelanjakan dana BOS ialah kepala madrasah di masing-masing lingkungan Kemenag Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat.

Akan tetapi dalam praktiknya, Agus justru mengarahkan para KKMI di kabupaten dan kota se-Jabar untuk menggunakan CV Mitra Cemerlang Abadi untuk pengadaan soal ujian tersebut.

Kemudian dalam perjalanannya kata Jaksa, Agus melakukan rapat dengan para ketua KKMI Kabupaten dan Kota se-Jabar terkait penunjukkan perusahaan tersebut.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Kejari Kabupaten Bandung Tahan Kades Mekarwangi

Kamis, 24 November 2022 | 20:22 WIB

Doni Salmanan Dituntut 13 Tahun Hukuman Penjara

Rabu, 16 November 2022 | 19:29 WIB

Sidang Lanjutan Doni Salmanan Kembali Digelar

Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:21 WIB
X