• Senin, 15 Agustus 2022

Kejari Muara Enim Melakukan Restorative Justice Terhadap Dua Orang Tersangka

- Selasa, 14 Juni 2022 | 22:28 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim Irfan Wibowo,dan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Alex Akbar,SH.,MH serta Penuntut Umum Hetty Veronica M.Sihotang,SH  melakukan Restorative Justice (RJ).
Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim Irfan Wibowo,dan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Alex Akbar,SH.,MH serta Penuntut Umum Hetty Veronica M.Sihotang,SH melakukan Restorative Justice (RJ).

Bandung, Zonabandung.com,- Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim Irfan Wibowo,dan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Alex Akbar,SH.,MH serta Penuntut Umum Hetty Veronica M.Sihotang,SH melakukan Restorative Justice (RJ) terhadap dua orang tersangka yaitu;   

Tersangka Rahman yang melanggar pasal 335 Ayat (1) KUHPidana tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan dan terhadap tersangka Saparudin yang melanggar Pasal 351 Ayat (1) KUHPidana tentang Penganiayaan yang mengakibatkan luka ringan.

Menurut Kajari Muara Enim Irfan Wibowo,Restorative Justice (RJ) terhadap dua tersangka tersebut dilaksanakan didepan Plt.Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Drs.Muhammad  Naim.SH, Asiten Tindak Pidana Umum Bpk.Sutikno,SH.MH,Direktur Orang dan Harta Benda Ibu Agne Triyani,SH.,M.H dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Dr.Fadil Zumhana,S.H.,M.H.,bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Muara Enim pada Selasa 14 Juni 2022.

Baca Juga: Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kota Bandung Targetkan 400 Pendonor untuk Penuhi Labu Darah Harian

Perbuatan yang dilakukan oleh para tersangka yang mana para tersangka saling melapor.

Lebih lanjut dikatakan Irfan, Peristiwanya terjadi pada hari Sabtu tanggal 18 September 2021 sekira jam 12.00 WIB bertempat di kebun Jalan PT.Civu Desa Ujan Mas Lama Kecamatan Ujan Mas Kab.Muara Enim, saat tersangka Rahman berada di kebun miliknya,didatangi oleh saksi Saparudin bersama saksi Sohari.        

Kemudian tersangka Rahman bertanya ke saksi Saparudin “siapo yang nebas dan masang ajir di lahan itu (siapa yang memotong dan memasang pembatas di lahan itu)” lalu saksi Saparudin menjawab “yo aku (iya aku)” kemudian tersangka Rahman menjawab “Lah sudah aku cabuti (sudah aku lepasi)”.

Tersangka Rahman  emosi dan langsung mengejar dan mengancam saksi Saparudin dengan mengacungkan (mengangkat) 1 (satu) bilah senjata tajam jenis parang yang dipegangnya dan berkata “KUBUNUH KAU”.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Ketum GMBI Divonis 6 Bulan Penjara

Rabu, 27 Juli 2022 | 22:44 WIB
X