• Kamis, 29 September 2022

Pegawai BPK RI Yang Terkena OTT Dituntut 5Tahun 6 Bulan Penjara

- Senin, 12 September 2022 | 10:58 WIB
Sidang eks pegawai Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jabar di Pengadilan Tipikor Bandung.
Sidang eks pegawai Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jabar di Pengadilan Tipikor Bandung.

Bandung, Zonabandung.com,- Eks pegawai Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat Amir Panji Sarosa dituntut hukuman selama 5 tahun dan 6 bulan penjara.

Lelaki 40 tahun yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh Kejaksaan ini dinyatakan Tim Jaksa Penuntut Umum Arnold Siahaan,SH.MH.,terbukti melanggar pasal 12 e UU Tipikor pada dakwaan Primer.

Selain tuntutan hukuman terdakwa juga dihukum membayar denda senilai Rp.200 juta jika tidak dibayar dihukum 3 bulan kurungan.

Baca Juga: Kepengurusan Kodrat Kota Bandung Resmi Dilantik

'Adapun hal yang memberatkan, perbuatan yang dilakukan terdakwa selaku auditor BPK tidak memberikan contoh yang baik.

Terdakwa selaku auditor BPK juga dinilai tidak mendukung mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tidak pidana korupsi.

Hal yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya dan belum pernah dihukum,'ujar JPU.

Tuntan terhadap Amir Panji Sarosa tersebut dibackan tim jaksa penuntut umum, Arnold,dkk, dalam sidang yang diketuai majelis hakim Eman Sulaeman di Pengadilan Tipikor Bandung pada Rabu 11 September 2022.

Dalam uraian tuntutan JPU menyebutkan perbuatan pemerasan yang dilakukan terdakwa berawal pada bulan Desember 2021 terdakwa Amir Panji Sarosa datang ke Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Bekasi untuk melakukan pemeriksaan rutin di Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

Kemudian sekitar bulan Maret 2022 terdakwa Amir Panji Sarosa selaku ketua tim Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Jawa Barat meminta Maria Oktafani untuk diadakan pertemuan antara pihak BPK dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Sidang Kasus Narkotika Satu Ton Sabu Hadirkan 10 Saksi

Selasa, 30 Agustus 2022 | 18:40 WIB
X