Kejaksaan Tinggi Jabar Terima Titipan Uang Rp.6,5 Miliar Dari Perkara Dugaan Korupsi Dana Bos

- Kamis, 1 Desember 2022 | 13:35 WIB
Kejaksaan Tinggi Jabar berikan keterangan kepada wartawan terkait penitipan pengembalian kerugian keuangan negara dari pengelolaan Dana Bos Kemenag Jabar, Kamis, (1/12/2022).
Kejaksaan Tinggi Jabar berikan keterangan kepada wartawan terkait penitipan pengembalian kerugian keuangan negara dari pengelolaan Dana Bos Kemenag Jabar, Kamis, (1/12/2022).

Bandung, Zonabandung.com,- Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menerima penitipan pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp. 6,5 miliar.

Uang tersebut berasal dari perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi pengelolaan Dana Bos Madrasah Tsanawiyah untuk Foto Copy, Penggandaan Soal Ujian dan Lembar Jawaban Ujian Try Out (TO) Ujian Akhir Madrasah Brstandar Nasional (UAMBN), Ujian Madrasah/Ujian Sekolah Berstandar Nasional (UM/USBN), Penilaian Akhir TahUN (PAT), dan Penilai Akhir Semester (PAS) MTs di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2017 dan 2018.



Kajati Jabar Prof Dr. Asep N Mulyana,SH MH., Kepada wartawan menyebutkan, dari perkara ini Negara dirugikan lebih dari Rp. 22.000.000.000,-.milyar.

Baca Juga: bank bjb Raih LPS Banking Award 2022

Dalam perkara ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 56 orang saksi dari KKMTs Kota,Kabupaten se-Jawa Barat dan pihak rekanan dalam dari perkara ini Negara dirugikan lebih dari Rp. 22.000.000.000,-.milyar,kata Kajati pada wartawan di Kantor Kejati Jabar Kamis 1 Nopember 2022.

Dikatakan Kajati, hingga tangga! 30 November 2022 penyidik telah menerima penitipan pengembalian kerugian keuangan Negara sebesar Rp. 6,500.000.000,yang disetorkan ke Rekening Penampungan Khusus di Bank BRI Bandung.

'Sebelumnya pada hari jumat tanggal 21 Oktober 2022 Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menetapkan 4 Orang Tersangka yakni, EH merupakan Ketua Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah Provinsi Jawa Barat Tahun 2017-2018 berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Print 1144/M.2.5/Fd.1/10/2022 tanggal 21 Oktober 2022.

Kemudian AL merupakan Bendahara Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah Provinsi Jawa Barat Tahun 2017/2018 berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor:Print-1145/M.2.5/Fd.1/10/2022 tanggal 21 Oktober 2022.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

X