Seminar Akhir Pasis Dikreg XLIX Sesko TNI TA 2022, Potensi Ancaman di Kawasan Asia Pasifik

- Rabu, 20 Juli 2022 | 20:31 WIB
Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M, Keynote Speaker pada Seminar akhir Seminar Akhir Pasis Dikreg XLIX Sesko TNI TA 2022 (Shelly/ZonaBandung)
Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M, Keynote Speaker pada Seminar akhir Seminar Akhir Pasis Dikreg XLIX Sesko TNI TA 2022 (Shelly/ZonaBandung)

Bandung, Zonabandung.com - Seminar akhir Pasis Dikreg XLIX Sesko TNI TA 2022 digelar secara tatap muka terbatas dan virtual, di Gedung Serasan Sesko TNI  Rabu, 20 Juli 2022, dibuka Komandan Sesko TNI Marsekal Madya TNI Diyah Yudanardi

Saat membuka seminar, Dansesko TNI menjelaskan, tujuan seminar ini untuk mengukur kemampuan Pasis Dikreg ke-49 Sesko TNI TA 2022 dalam mencari ide dan gagasan pemecahan masalah yang dituangkan dalam bentuk naskah ilmiah untuk dipaparkan dalam wadah forum ilmiah, diskusi serta argumentasi sistematis.

”Mengajak kepada seluruh peserta untuk dapat bersama-sama merumuskan dan menyumbangkan buah pikiran terbaik guna memberikan rekomendasi usulan, sasaran dalam mengoptimalkan pembangunan kekuatan dan kemampuan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) menghadapi dinamika Geopolitik di kawasan Indo-Pasifik, dengan harapan menghasilkan gagasan komprehensif bagi kepentingan TNI,  bangsa dan negara guna mengoptimalkan pembangunan kekuatan dan kemampuan Kogabwilhan dalam menghadapi dinamika Geopolitik di kawasan Indo-Pasifik,” pungkas Dansesko TNI.

Mengusung tema “Pembangunan Kekuatan dan Kemampuan Kogabwilhan dalam Menghadapi Dinamika Geopolitik Kawasan Indo- Pasifik” dengan slogan “Kogabwilhan Kuat Indonesia Jaya”.

Sementara judul seminar ”Konsepsi Pembangunan dan Kekuatan dan Kemampuan Kogabwilhan Guna Menghadapi Ancaman Akibat Dinamika Geopolitik Kawasan Indo-Pasifik Dalam Rangka Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan Wilayah NKRI dipaparkan oleh Kolonel Laut (P) Sumarji Bimoaji dan Kolonel Pnb Muchtadi A Legowo.

Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M, berperan sebagai Keynote Speaker membahas, Melihat organisasi Kogabwilhan dalam menghadapi potensi konflik, menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. Connie Rahakundini Bakrie, M.Si  (Pengamat Militer).

Keduanya membahas tentang “Melihat potensi ancaman di kawasan Asia Pasifik dihadapkan dengan kemampuan Kogabwilhan’.

Pengamat Militer Dr. Connie Rahakundini Bakrie, M.Si mengungkapkan, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) sangat penting untuk menghadapi ancaman. Karena itu, TNI mampu mendiploise semua kekuatannya, baik penangkalan pemulihan atau apapun itu untuk ancaman yang ada.

Dikatakan, ancaman tersebut sudah sangat baik di gambarkan, terutama Indopacific, itu sangat seksi untuk dunia kali ini.

"Tadi saya sampaikan, perang Rusia-Ukraina akan mendorong perang digeser ke kawasan kita. Karena itu Kogabwilhan menjadi sangat penting. Kenapa konsep Kogabwilhan saya berbeda dengan para Pasis yakni 3 Kogabwilhan, karena kita memiliki konsep Lifement Movement, yaitu bagaimana politik luar negeri kita bebas aktif, dalam hal ini Kogabwilhan harus dibagi 4, karena kawan atau musuh di kawasan kita, terkait dengan Coalition of the willing, Amerika, Autralia dan kawan- kawan dan sisanya itu sudah dibagi demikian sederhana,” papar Dr. Connie kepada awak media usai seminar.

Halaman:

Editor: Shelly Sillviana Dahlia

Tags

Terkini

Pos Indonesia Luncurkan Prangko Istimewa Seri G20

Selasa, 15 November 2022 | 21:10 WIB

Listyo Sigit Prabowo Apresiasi Para Mantan Kapolri

Jumat, 28 Oktober 2022 | 14:45 WIB

Kemenkumham RI Raih 2 Rekor MURI Lomba Esports

Minggu, 7 Agustus 2022 | 19:13 WIB
X