• Jumat, 2 Desember 2022

Diskusi Lingkar Merdeka SMSI, Dr Reda Manthovani SH,LLM: Kenali Bahaya Bermedia Sosial

- Rabu, 8 Juni 2022 | 20:46 WIB
Diskusi Lingkar Merdeka SMSI tentang Undang-Undang ITE, Rabu (7/6/2022).
Diskusi Lingkar Merdeka SMSI tentang Undang-Undang ITE, Rabu (7/6/2022).

Jakarta, Zonabandung.com,—Berhati-hatilah dalam bermedia sosial, karena banyak 'jebakan' yang akhirnya bisa menjebloskan kita ke penjara.

Kita harus mengenali betul jenis-jenis pelanggaran undang-undang dan ancaman hukumanya. Sebab masyarakat sudah dianggap tahu semua undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sebab itu, Serikat Media Siber Indonesia diminta turut mensosialisasikan UU ITE.

Demikian benang merah pernyataan dua pembicara yang dihadirkan dalam diskusi Lingkar Merdeka-SMSI yang digelar secara hybrid, online dan offline di kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jalan Veteran II, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Juni 2022.

Baca Juga: Kota Layak Anak, Pemkot Bandung Terus Berinovasi Raih Kategori Utama

Dua pembicara diskusi tersebut adalah Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Dr. Reda Manthovani, SH, LLM, dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) Dr. Taufiqurokhman, A.Ks, S.Sos, M.Si.

Hadir memberi sambutan pembukaan diskusi Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus. Tampak hadir Ervik Ari Susanto, penasihat SMSI Pusat, dan sejumlah pengurus pusat dan provinsi. Hadir juga Ketua Umum Forum Pemred Siber Indonesia Bernadus Wilson Lumi.

Firdaus berpesan kepada para anggota SMSI menguasai UU ITE, untuk membekali diri sendiri dan keluarga agar tidak terjerat hukum ketika bermedia sosial.

Dalam diskusi yang dipandu oleh Sekjen SMSI Mohammad Nasir, Reda Manthovani memaparkan, berdasarkan riset DataReportal menunjukkan jumlah pengguna media sosial mainstream, seperti You Tube, Whatsapp, Facebook, Instagram, Tik Tok, Facebook Messenger, twitter, di Indonesia jumlahnya mencapai 191,4 juta pada Januari 2022.

Meskipun demikian, kata Reda, media sosial ini dapat diibaratkan seperti “pedang bermata dua” sebab selain mendatangkan banyak manfaat, tetapi jika digunakan secara tidak bertanggungjawab sudah pasti akan berujung dengan persoalan hukum.

Halaman:

Editor: Ramdan ZB

Tags

Terkini

Cetak SDM Unggul, ULBI Wisuda 744 Mahasiswa

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:48 WIB

Didin Saepudin Resmi Jabat Rektor USB-YPKP Bandung

Senin, 12 September 2022 | 21:35 WIB

Ema Sumarna Raih Gelar Doktor

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:03 WIB

Pemkot Bandung akan Bangun 16 SMP Baru

Rabu, 6 Juli 2022 | 16:39 WIB
X