• Selasa, 31 Januari 2023

Seminar Pendidikan PASIS DIKREG L SESKO TNI TA 2022, Binpersman Penuhi Kebutuhan SDM di Lingkungan TNI

- Kamis, 1 Desember 2022 | 15:18 WIB

 

Bandung, ZonaBandung - Perkembangan teknologi yang sangat pesat, perubahan demografi, sosial budaya, perubahan lingkungan, gejolak arus globalisasi, telah menyebabkan perubahan drastis yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Tak terelakkan pula, gejolak dan perubahan itu akan mempengaruhi kemampuan suatu organisasi untuk mencapai tujuan dalam pemenuhan tugas serta fungsi organisasi yang telah ditetapkan.

Hal tersebut diungkapkan Wadan Sesko TNI Mayjen TNI Kukuh Surya, saat membuka Seminar Pendidikan PASIS DIKREG L SESKO TNI TA 2022 dengan tema “Integitas Binpersman Dalam Mewujugkan Sistem Pengawakan Organisasi yang Ideal di Lingkungan TNI dan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian.

“Guna memenuhi kebutuhan kuantitas dan kualitas SDM (human resources) yang ideal dalam suatu organisasi, tentunya dibutuhkan upaya pembinaan SDM secara berkelanjutan dan berkesinambungan yang dalam terminologi di lingkungan TNI disebut Pembinaan Personel dan Tenaga Manusia atau disingkat Binpersman,” ujar Wadan Sesko TNI, Rabu (30/11/2022).  

Dengan fenomena permasalahan Binpersman yang terjadi beberapa tahun terakhir  baik di lingkungan TNI maupun dilingkungan Kementerian dan Lembaga Pemerintah Non Kementrian (K/LPNK) terlihat bahwa Binpersman yang dilaksanakan belum terselenggara sesuai harapan, hal tersebut dapat terdeteksi dari berbagai isu permasalahan Binpersman yang muncul di ranah publik termasuk di berbagai media sosial.

Fenomena ini telah terbukti pada tahun 2019 lalu, dimana Bisperman di lingkungan TNI menjadi sebuah isu nasional yang mana pada saat itu terdapat 788 prajurit TNI berpangkat Kolonel dan 150 Perwira Tinggi TNI nonjobs alias tidak memiliki ruang jabatan.

Fenomena tersebut di lingkungan TNI di kenal dengan istilah “TRAGEDI BINSPERMAN” yang menimbulkan tanggapan pro dan kontra di kalangan masyarakat khususnya dalam hal apa penyebabnya dan bagaimana alternative pemecahannya.

Sehingga pada akhirnya Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan menambah 60 jabatan Pati dalam struktur organisasi TNI. Fenomena nonjob tersebut pada kenyataannya juga terjadi baik dilingkungan Orgnaisasi Polri maupun di Lingkungan Organisasi kementerian atau di lembaga Pemerintah Non Kementerian.

Isu Validasi organisasi di lingkungan Polri  sangat mirip dengan apa yang dilakukan di lingkungan TNI. Sementara itu di lingkungan  K/LPNK terdapat penyetaraan atau bahkan penghapusan jabatan administrasi pada eselon 3 dan 4 ke dalam jabatan funsional  kebijakan tersebut tentunya menimbuklan  gejolak bagaikan gelombang tsunami yang menerpa jajaran pejabat strutural dan pengawas di K/LPNK.

Halaman:

Editor: Shelly Sillviana Dahlia

Tags

Terkini

Cetak SDM Unggul, ULBI Wisuda 744 Mahasiswa

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:48 WIB

Didin Saepudin Resmi Jabat Rektor USB-YPKP Bandung

Senin, 12 September 2022 | 21:35 WIB

Ema Sumarna Raih Gelar Doktor

Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:03 WIB

Pemkot Bandung akan Bangun 16 SMP Baru

Rabu, 6 Juli 2022 | 16:39 WIB
X