• Rabu, 30 November 2022

Diskusi Gema Pasundan Jawab Keresahan Publik atas Pelaksanaan Pilkada di Masa Pandemi, Simak Disini!

- Sabtu, 21 November 2020 | 18:01 WIB

Bandung, Zonabandung.com -- Gerakan Mahasiswa Pasundan (Gema Pasundan) menggelar Pasundan Berdiskusi Jilid VI secara daring dan luring dengan tema Meningkatkan Partisipasi Publik Pada Pilkada Jawa Barat di Tengah Pandemi Covid-19, via Zoom Cloud Meeting pada Sabtu (21/11/2020).

Adapun Stadium Generale diberikan oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal Pol. (Purn.) Prof. H. Muhammad Tito Karnavian M.A., Ph.D., dengan narasumber Wakil Dekan 3 Fakultas Kedokteran Unpas, Trias Nugrahadi, dr., SpKN(K), Ketua KPU Jawa Barat, Rifki Alimubarok., M.Si dan Akademisi Komunikasi politik, Vera Hermawan S.I.Kom., M.I.Kom.

Sementara itu Opening Speech diberikan oleh Ketua Umum Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi., M.Si., dan Presidium Korpus Gema Pasundan, Zendhies Rajo Galan, S.Pd.

Presidium Korpus Gema Pasundan dalam sambutannya mengungkapkan bahwa GEMA Pasundan konsisten untuk mendiskusikan isu-isu strategis yang sedang hangat diperbincangkan oleh khayalak luas.

“Kegiatan ini juga merupakan komitmen dan tanggung jawab GEMA Pasundan kepada Paguyuban Pasundan dan masyarakat, untuk terus berkarya di tengah pandemi dan menelaah setiap permasalahan baru. Dimana kami ingin memberikan pencerahan dari sisi intelektual dan berupaya menebar kebermanfaatan,” terang Rajo.

Menurutnya saat ini masyarakat sedang mengalami kebingungan dalam Pilkada di tengah pandemi sehingga membutuhkan pencerahan, dan lewat dikusi ini akan diulas dari berbagai bidang dengan menghadirkan pakar kesehatan, pakar komunikasi politik, dan KPU.

"Gema pasundan akan selalu hidup dan terus berlipat ganda untuk menebar kebermanfaatan walaupun diumbang ambing ombak dan diterjang badai," ungkapnya mengakhiri sambutan.

Pada opening speech selanjutnya, Prof. Dr.H.M.Didi Turmudzi., M.Si., menyampaikan bahwa Pilkada di masa pandemi ini menjadi hal yang dilematis, hal ini mengingat resiko penyebaran virus Corona karena kasus positif di Jawa Barat masih tinggi.

“Di satu sisi kita harus mengutamakan kesehatan masyarakat. Di sisi lain kepala daerah masa jabatannya sudah habis sehingga kewenangannya menjadi terbatas. Oleh karena itu harus ada solusi, mudah-mudahan Pilkada di Jawa barat dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Solidkan DPK, DPP Partai PKP Jabar Gelar Rakerda

Minggu, 9 Oktober 2022 | 22:17 WIB

Partai Demokrat Tolak Wacana Penundaan Pemilu

Kamis, 3 Maret 2022 | 00:56 WIB

PSI Jabar Targetkan 1 Kursi Tiap Daerah

Rabu, 9 Februari 2022 | 18:03 WIB

Masa Reses, Muhammad Farhan Kunjungi Dapil Cimahi

Minggu, 17 Oktober 2021 | 20:46 WIB
X