• Rabu, 30 November 2022

Warga Laporkan Gubernur & Wagub Jabar Ke Bawaslu

- Jumat, 5 Maret 2021 | 13:24 WIB

Bandung, Zonabandung.com,- Setelah usai Pilkada Kabupaten Bandung yang dimenangkan pasangan nomor urut 3 Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan, Sejumlah warga Kabupaten Bandung melaporkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar.

Hal tersebut dilakukan karena Ridwan Kamil dan Uu telah melakukan pelanggaran Undang-undang Pemilu terkait pasangan calon (Paslon) No 3 Bupati terpilih Dadang Supriatna-Syahrul Gunawan.

Perwakilan warga Dadang Rusdiana memaparkan, pada 27 Feb 2021 lalu, Gubernur menerima paslon terpilih di kantor Gubernur, dan diupload oleh Dadang Supriatna sebagai Cabup. Disitu, setahu saya, sebagai paslon membicarakan pejabat sekda kab Bandung. Walaupun paslon No 3 sebagai pemenang yang dimumkan oleh KPU, tapi prosesnya masih menunggu keputusan MK.

“Artinya, Gubernur telah melanggar pasal 71, dimana pejabat negara atau pejabat publik tidak boleh membuat keputusan yang menguntungkan salah satu paslon atau merugikan paslon lainnya. Gubernur seharusnya tahu, dia belum ditetapkan sebagai bupati, apalagi membicarakan pejabat biasa, rakyat biasa, apa urusannya membicarakan pejabat sekda,” tegas Darus menjawab PJ usai melaporkan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar di Bawaslu Jabar Jl. Turangga Bandung, Jumat (05/03/2021).

Pihaknya juga mempersoalkan kehadiran Paslon 3 di acara pelantikan Sekda Kab Bandung, Asep Sukmana sebagai Pj Sekda.

“Disitu hadir Dadang dan Shahrul, ini kan aneh. Kalau Bupati yang sudah dilantik, mereka lalu hadir, itu wajar,” tambahnya.

Bahkan, dia melanjutkan, jika di MK ternyata paslon No 3 di nyatakan kalah, tentunya akan berantakan semua. Artinya disitu ada penyalahgunaan kewenangan Gubernur, dimana pada saat tahapan pilkada belum selesai, telah melakukan komunikasi poltik dalam forum resmi di kantor gubernuran.

“Laporan sudah kita berikan pada Bawaslu Jabar, tentang dugaan tindak pidana pemilu. Bawaslu menerima sebagai informasi dan akan dikoordinasikan dulu. Jika tidak ditanggapi, kita akan bawa ke Bawaslu pusat,” jelas Dadang.

Editor: Administrator

Terkini

Solidkan DPK, DPP Partai PKP Jabar Gelar Rakerda

Minggu, 9 Oktober 2022 | 22:17 WIB

Partai Demokrat Tolak Wacana Penundaan Pemilu

Kamis, 3 Maret 2022 | 00:56 WIB

PSI Jabar Targetkan 1 Kursi Tiap Daerah

Rabu, 9 Februari 2022 | 18:03 WIB

Masa Reses, Muhammad Farhan Kunjungi Dapil Cimahi

Minggu, 17 Oktober 2021 | 20:46 WIB
X