• Rabu, 7 Desember 2022

Health Talk Entrasol, Mengupas Vaksin COVID-19 Dan Nutrisi Untuk Lansia

- Minggu, 7 Maret 2021 | 12:36 WIB

Jakarta, Zonabandung.com,– COVID-19 dapat menyerang segala usia, terutama warga lanjut usia (lansia), dikarenakan sistem imun mereka yang semakin menurun seiring pertambahan usia.      Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa berusia di atas 60 tahun, terutama mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid lebih mungkin mengalami infeksi virus corona yang lebih parah - bahkan mematikan - dibandingkan kelompok usia lainnya.

Faktanya, Gugus Tugas menyebutkan, 10,7% kasus terkonfirmasi positif COVID-19 menyerang kalangan lansia (di atas 60 tahun), bahkan kelompok usia ini mencatat 48,8% kasus pasien meninggal dunia akibat COVID-19, dan menjadi kelompok usia dengan jumlah kasus meninggal dunia terbesar dibandingkan kelompok usia lainnya. Dari total 37.154 pasien COVID-19 yang meninggal di Indonesia hingga 6 Maret 2021, sebanyak 18.131 adalah lansia. Artinya lansia memerlukan perhatian khusus agar terlindung dari berbagai risiko COVID-19. Salah satu caranya adalah dengan menjaga nutrisi harian serta pemberian vaksin bagi lansia.

Saat ini pemerintah sedang menjalankan program vaksinasi untuk lansia. Adapun lansia di Indonesia saat ini mencapai 28,7 juta jiwa atau 10,6 persen dari jumlah penduduk, namun hanya 21,5 juta jiwa yang ditargetkan menerima vaksinasi sepanjang program vaksinasi COVID-19 untuk lansia ini. Pemberian vaksin pada lansia harus dilakukan secara hati-hati dan melalui proses skrining yang ketat sebelum dokter memutuskan untuk memberi persetujuan vaksinasi.

Maka dari itu, KALBE Nutritionals melalui brand Entrasol dengan produknya yaitu Entrasol Senior – nutrisi harian untuk membantu meningkatkan imunitas agar lansia tetap aktif – berkolaborasi dengan Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PERGEMI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyelenggarakan kegiatan Health Talk (Bincang Sehat) bertema Entrasol Kupas Tuntas Vaksin COVID-19 & Nutrisi untuk Lansia yang berlangsung secara virtual, Minggu, 7 Maret 2021.

Kolaborasi ini bertujuan mengedukasi masyarakat terkait program vaksinasi yang telah dilaksanakan pemerintah dan nutrisi khusus lansia.

-

Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, KAI, FINASIM, Ketua Tim Advokasi Vaksinasi COVID-19 PB IDI menegaskan pentingnya kelompok masyarakat lansia untuk segera mendapatkan vaksinasi. “Keseriusan COVID-19 dikuatkan fakta bahwa tingkat kematian, atau risiko kematian tertinggi terjadi pada pasien lansia, sehingga sangat penting agar kelompok ini segera mendapatkan vaksin. Seharusnya, tidak perlu ada keraguan untuk menerima vaksinasi yang memang telah tersedia untuk warga lansia, kecuali mereka yang saat ini sedang sakit atau jika mereka pernah menderita COVID-19 sebelumnya atau memang tidak bisa menerima vaksin oleh karena kondisi medis," ungkap Prof. Iris.

Program vaksinasi COVID-19 bagi kategori lansia di atas 60 tahun dimulai pemerintah sejak 8 Februari 2021 lalu, dan bisa dilakukan di fasilitas kesehatan baik di puskesmas maupun rumah sakit milik pemerintah dan swasta. Vaksinasi bagi lansia ini merupakan tindak lanjut dari dikeluarkannya izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap vaksin tersebut.

“Vaksin yang disediakan pemerintah telah melewati serangkaian uji klinis yang ketat dan menunjukkan bahwa vaksin ini aman untuk kelompok usia 60 tahun ke atas. Tidak ada efek samping serius maupun kematian yang dilaporkan, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ungkap Prof. Iris mengutip informasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

5 Rekomendasi Kado untuk Pasangan Terbaik 2022

Selasa, 29 November 2022 | 18:54 WIB

Jangan Lewatkan! Promo Menarik Spesial Hangry BirthDay

Kamis, 17 November 2022 | 20:31 WIB

Apakah Asuransi Kesehatan Mencakup Perawatan Gigi?

Sabtu, 5 November 2022 | 20:26 WIB

Buka Tabungan di bank bjb Dapat Banyak Keuntungan

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 17:23 WIB
X