• Selasa, 21 September 2021

Jelang Piala Dunia U-20, Stadion SJH Terus Berbenah

- Selasa, 6 Oktober 2020 | 17:37 WIB
Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Kabupaten Bandung
Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Kabupaten Bandung

Soreang, Zonabandug.com - Asisten Perekonomian dan Pembangunan H. Marlan mengungkapkan, untuk persiapan menghadapi Piala Dunia U-20, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung telah menyiapkan sekitar Rp. 27 miliar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) tahun 2020 untuk renovasi Stadion si Jalak Harupat (SJH). Sementara pada Rancangan APBD (RAPBD) 2021, telah direncanakan penganggaran sekitar Rp. 109 miliar.

“Rencananya akhir tahun ini kami akan mulai proses renovasi sejumlah infrastruktur sekeliling stadion, seperti penambahan lampu, penggantian rumput lapangan, perbaikan tempat duduk penonton, pemasangan sound system stadion, juga perbaikan jalan dan drainase. Semuanya akan berstandar FIFA,” jelasnya di sela-sela acara kunjungan para anggota Komisi X DPR RI di Bale Winaya Soreang, belum lama ini.

Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 8 tahun 2020, SJH terpilih menjadi salah satu tuan rumah pada event dunia yang akan digelar pada 20 Mei – 12 Juni 2021. SJH terpilih bersama lima stadion lainnya, yakni Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Jakabaring Palembang, Manahan Solo, Gelora Bung Tomo Surabaya dan I Wayan Dipta Gianyar Bali.

-

Dari enam stadion penyelenggara Piala Dunia U-20, kata Marlan, hanya dua stadion yang akan direnovasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI.

“Hanya dua stadion yang akan direnovasi, yaitu Stadion Manahan Solo dan I Wayan Dipta Gianyar Bali. Sementara 4 stadion lainnya termasuk Si Jalak Harupat (SJH), diserahkan kepada daerah dan provinsi,” kata Marlan.

Dirinya juga menuturkan, selain memiliki 1 venue baru yang tersertifikasi FIFA, pihaknya juga berencana membangun wisma atlet. “Di kawasan SOR (sarana olahraga) SJH ini terdapat 15 venue, satu venue baru yakni lapang latih atau soccer training, telah memiliki sertifikasi dari FIFA. Di area ini juga, nantinya akan dibangun wisma atlet oleh Kementerian PUPR,” papar Asisten Ekbang.

Dalam kesempatan tersebut, Marlan juga menyampaikan terkait perubahan regulasi bidang olahraga Indonesia. Menurutnya, jika olahraga berdampak pada kesehatan masyarakat, maka pemerintah harus membuat peraturan penggunaan anggaran dalam mendukung kegiatan olahraga.

“Kalau memang olahraga berdampak pada kesehatan, maka harus ada persentase anggaran yang jelas. Dengan begitu, gairah olahraga daerah ini jadi tumbuh dengan baik. Contohnya peraturan yang melarang pemerintah daerah membiayai banyak club sepak bola. Padahal, club-club kecil di daerah memiliki potensi dalam mencetak regenerasi pemain sepak bola professional,” tutur Marlan.

Halaman:

Editor: Ramdan

Terkini

Stadion Persib Siap Songsong Piala Dunia U-20

Selasa, 8 Juni 2021 | 19:14 WIB

Team Futsal Kota Bandung Juara AFP 2021

Kamis, 8 April 2021 | 12:49 WIB

KONI Jabar Fasilitasi Atlet dan Pelatih Swab Test

Jumat, 20 November 2020 | 08:35 WIB

30 Pengcab Akan Mendapatkan Dana Hibah dari KONI

Senin, 9 November 2020 | 14:18 WIB

Jelang Piala Dunia U-20, Stadion SJH Terus Berbenah

Selasa, 6 Oktober 2020 | 17:37 WIB

Yana Berharap Esport Kota Bandung Berprestasi

Jumat, 11 September 2020 | 19:19 WIB
X